• Selasa, 28 Juni 2022

Bencana Way Kanan, Warga Tewas Tersambar Petir, 81 Rumah Rusak dan Akses Jalan Kampung Terputus

Rabu, 04 April 2018 - 16.51 WIB
58

Kupastuntas.co, Way Kanan - Hujan deras disertai angin kencang dan petir yang rutin terjadi setiap malam di wilayah Kabupaten Way Kanan sejak Senin (02/04/2018) hingga Rabu (04/04/2018) dini hari, sudah menyebabkan sejumlah bencana di dua kecamatan di Way Kanan.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kupastuntas.co, sebanyak 81 rumah di Kampung Gedung Jaya dan Kecamatan Negara Batin mengalami rusak, selain itu seorang peternak setempat tewas tersambar petir.

Kejadian naas ini terjadi pada Senin (02/04/2018) sekira pukul 17.30 WIB, korban Warsono (45) tewas setelah disambar petir saat mengarit rumput di ladang untuk memberikan makan hewan ternak miliknya.

Musibah banjir juga terjadi di Kecamatan Negeri Agung. Akibat lupan air Way Umpu Rabu (04/04/2018) dini hari, menenggelamkan 5 akses jalan utama kampung Kecamatan setempat. Dan membanjiri 22 rumah di kampung Negeri Agung.

Diduga korban Warsono tersambar petir ketika sedang diperjalanan menuju rumah setelah melakukan aktifitas mencari rumput meski hujan lebat yang disertai petir.

"Karena karung berisikan rumput belum terisi penuh, seketika sambaran petir menghantam paha kanan korban yang akhirnya meninggal di lapangan terbuka kampung Gedung Jaya," kata Kapores, usai mengunjungi kediaman korban bersama Bupati dan Dandim Way Kanan, Rabu (04/04/2018).

Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, Kapolres Way Kanan AKBP Doni Wahyudi, dan Dandim 0427 Way Kanan Letkol Inf Uchi Cambayong terlihat mengunjungi keluarga korban yang meninggal tewas dan memantau 81 rumah warga Gedung Jaya yang mengalami kerusakan.

Ditempat terpisah, Tyas Chintia Pratiwi Kakam Negeri Agung membenarkan di wilayahnya tengah diterpa banjir.

"Puncak banjir terjadi sejak subuh tadi. Akibatnya, akses jalan utama kampung dari Negeri Agung, Kota Baru, Sunsang, Penengahan dan Pulau Batu dan Sopoyono tertutup,"ujarnya, seraya mengatakan untuk kampungnya 22 rumah warga tergenang banjir hingga penghuni sementara mengungsi ke kerabatnya untuk beristirahat. (Indro)

Editor :