IBI Bantu Tekan Angka Stunting di Lamteng
Kupastuntas.co, Lampung Tengah - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), melakukan berbagai kegiatan pelayanan kesehatan gratis untuk menekan angka stunting.
Menurut Ketua IBI Gunungsugih Yulianti Nilawati, pelayanan kesehatan gratis dan pemberian bantuan dipusatkan di Kampung Buyutudik, Kecamatan Gunungsugih. Karena, kampung ini sebagai salah satu lokasi stunting yang ditunjuk oleh pemerintah pusat.
“Di Kampung Buyutudik ini ada 23 balita yang mengalami tumbuh kembang kurang maksimal atau stunting. Makanya, kegiatan bakti sosial kita pusatkan disini untuk membantu menekan angka stunting,” jelasnya, Rabu (11/4/2018).
Kepala Puskesmas Gunungsugih ini menambahkan, kegiatan bakti sosial (baksos) dan pelayanan kesehatan gratis tersebut digelar dalam rangka peringatan HUT IBI ke-67 tahun.
Berbagai bantuan yang diserahkan kepada masyarakat untuk memerangi stunting merupakan hasil kerja sama dengan Dinas PP dan KB Lamteng, PPNI, PKK, IDI, Dinas PU, Bhayangkari Cabang Lamteng dan Lapas Gunungsugih.
Bantuan yang diberikan diantaranya closet/bowel dari Lapas Gunungsugih, bibit pohon buah dari Dinas Pertanian, khitanan masal gratis bagi keluarga stunting dari PPNI, bantuan ayunan untuk posyandu dari Bhayangkari Cabang Polres Lamteng, dan pembuatan jamban sehat untuk 40 rumah dari Dinas Perumahan Rakyat dan bantuan lainnya.
“Kegiatan baksos sejak ini sebagai langkah memerangi kasus stunting. Selain memberi bantuan berbentuk fisik, juga ada beberapa pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat,” ujarnya.
Untuk menekan kasus stunting, lanjut dia, pihaknya akan rutin menggelar penyuluhan ibu hamil, pemantauan dan pemeriksaan tumbuh kembang balita dan pembuatan rumah jamban sehat.
Ia berharap, pelayanan kesehatan dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat bisa mengurangi kasus stunting di kampung setempat.
Diketahui, stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun.
Selain pertumbuhan terhambat, stunting juga dikaitkan dengan perkembangan otak tidak maksimal, yang menyebabkan kemampuan mental dan belajar yang kurang, serta prestasi sekolah yang buruk. (Towo)
Berita Lainnya
-
Dalami Dugaan Korupsi Ardito Wijaya, KPK Periksa Plt Kadis Bina Marga hingga Ketua KPU Lampung Tengah
Jumat, 27 Februari 2026 -
Setelah Viral di Media Sosial, Pemkab Lampung Tengah Tinjau Jalan Rusak di Komering Agung
Jumat, 20 Februari 2026 -
Nekat Seberangi Jalan Tol, Santri Tewas Tertabrak Mobil di Lampung Tengah
Rabu, 18 Februari 2026 -
Puluhan Polisi Dikerahkan Amankan Perayaan Imlek 2026 di Lampung Tengah
Selasa, 17 Februari 2026









