Pemkab Lamtim Gelar Festival Mighul
Kupastuntas.co, Lampung Timur- Sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dan keakraban di antara jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur melalui Dinas Pariwisata menggelar Festival Mighul 2018 di Gedung Pusiban Sukadana, Selasa (24/04/2018).
Festival yang dikemas dalam rangka memperingati Hari Kartini 21 April 2018 tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari, Kapolres Lampung Timur AKBP. Taufan Dirgantoro, Pabung 0411/LT Mayor Kav. Joko Subroto, Ketua Tim Penggerak PKK Puteri Ernawati dan Ketua Dharma Wanita Kabupaten Lampung Timur Yossy Syahrudin.
Mighul sendiri dalam adat budaya Lampung dapat diartikan sebagai kelompok kekerabatan yang berasal dari saudara perempuan yang sudah menikah atau bersuami. Sehingga, Mighul merupakan kelompok kekerabatan yang sangat penting sebagai sarana bagi bersatunya dua keluarga besar yang disatukan dalam wadah tali perkawinan.
Dalam sambutannya, Zaiful Bokhari mengatakan tujuan diadakannya Festival Mighul adalah selain untuk mempertahankan nilai adat istidat dan kearifan lokal masyarakat Lampung, juga untuk menambah cakrawala pengetahuan bagi generasi muda tentang kekayaan adat istiadat Lampung.
“Mungkin banyak anak-anak muda zaman sekarang yang kurang paham dengan adat budaya seperti mighul ini. Karenanya, kegiatan ini kita gelar untuk melestarikan peninggalan nenek moyang yang sarat dengan makna dan pesan, agar tidak luntur dimakan zaman,” ujarnya.
Dalam Festival Mighul yang mengangkat tema “Menjalin dan Meningkatkan Silaturrahmi Menuju Lampung Timur Sejahtera” ini, sedikitnya diikuti oleh 500an peserta yang terdiri dari para pejabat eselon di lingkungan Pemkab Lampung Timur, para perwakilan kepala desa, tokoh masyarakat dan adat se-Kabupaten Lampung Timur.(**)
Berita Lainnya
-
Prabowo Siapkan Banpres Bangun Pagar di Way Kambas, Redam Konflik Gajah dan Warga
Jumat, 13 Maret 2026 -
Usai Tembak Teman Saat Main Kartu, Pemuda di Lampung Timur Menyerahkan Diri ke Polisi
Kamis, 12 Maret 2026 -
Petani Was Was Harga Gabah Anjlok Rp 4.500 per Kg di Lampung Timur
Selasa, 02 April 2024 -
Jerit Nelayan di Kuala Penet Lamtim Tidak Pernah Nikmati Solar Subsidi
Selasa, 02 April 2024



