Beranda Daerah Lampung Pringsewu

Air Terjun Pagasan Berpotensi Menjadi Objek Wisata Baru Pringsewu

2098
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Air Terjun Pagasan di Pagelaran Utara butuh sentuhan Pemerintah khususnya akses jalan yang masih setapak. Manalu/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu – Sangat disayangkan Keindahan Air Terjun Pagasan yang berada di Pekon Wai Kunyir, Kecamatan Pagelaran Utara tidak dimanfaatkan menjadi salah satu unggulan objek wisata di Bumi Jejama Secancanan.

Padahal jika hari Minggu atau hari libur, Air Pagasan yang memiliki 7 tingkat air terjun ini sudah mulai rame di kunjungi warga meskipun akses jalan kesana sangat sulit karena masih berupa jalan setapak.

Camat Pagelaran Utara Bambang Suharmanu mengatakan masyarakat sangat berharap ada perhatian dari Pemerintah Daerah Pringsewu untuk membangun akses jalan menuju lokasi tersebut, sebab selain akses untuk wisata di wilayah sekitat air terjun terdapat kebun sawit, kebun coklat dan sebagian sawah penduduk, “Jalan setapak yang perlu diperbaiki kurang lebih sepanjang 2 km,” kata dia.

Sementara adanya rencana pemanfaatan Air Terjun Pagasan menjadi sumber PDAM membuat warga khawatir sebab bisa saja berpengaruh terhadap keindahan panorama air terjun.

Menurutnya, pada dasarnya warga mendukung rencana pembuatan PDAM yang akan dimulai tahun 2019 mendatang, namun harus dijaga kelestarian alamnya.

“Air pagasan hanya berjarak sekitar 5 km dengan bendungan batu tegih artinya jika dikelola menjadi tempat wisata sangat menjanjikan,” ujar dia.

Selain itu, Bambang juga berharap kepada Pemkab untuk memperhatikan jalan tanjakan di Pekon Fajar Baru dan turunan di Pekon Pasir Ukir sebelum mengalami terendam air akibat Pembangunan Bendungan Wai Seikampuh Bumiratu.

“Jalan tersebut akses untuk 3 kecamatan, Pagelaran Induk, Pagelaran Utara dan Kecamatan Banyumas, artinya sebelum terendam supaya ditimbun sehingga transportasi tidak terganggu,” ungkapnya.

Terpisah, tokoh masyarakat sekaligus anggota DPRD dari dapil setempat, Suherman, mengatakan pembangunan akses jalan di wilayah tersebut sudah masuk dalam pokok pikiran.

Menurut dia Pemerintah harus serius memperhatikan akses jalan penghubung di 3 kecamatan tersebut.

“Kecamatan Pagelaran Utara selain wisata pagasan juga merupakan sentra gula aren dan penyumbang hasil pertanian dan perkebunan, sementara di Banyumas ada sentra kerajinan tangan kain percak,” tukasnya. (Manalu)

Facebook Comments