Banjir Tanggamus Sebabkan Tanah Longsor dan Jalan Ambrol

2201
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/WhatsApp-Image-2018-04-04-at-11.16.16.jpeg
AMBROL. Tebing jalan raya di jalan lintas barat (Jalinbar) di tikungan Sempulur Dusun Kebon Kantil, Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting, Tanggamus, ambrol akibat banjir. Foto: Sayuti/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tanggamus – Tidak hanya banjir bandang, sejumlah titik di jalan lintas barat (Jalinbar) juga dilanda tanah longsor dan pohon tumbang. Tanah longsor yang terjadi sempat memutuskan arus lalu lintas di Jalinbar, akibat separuh badan jalan tertutup material longsor dan pohon tumbang di KM 82-83 Pekon Batukeramat, Kecamatan Kota Agung Timur.

Banjir juga menggerus hampir separuh badan jalan di jalan lintas barat, tepatnya di tikungan Rumah Makan Sempuluh di perbatasan Pekon Gisting Atas dengan Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting. Di titik ini hampir separuh badan jalan amblas ke sisi jurang.

Sementara banjir di Kecamatan Gisting diakibatkan limpahan air dari dataran tinggi di wilayah tersebut, serta buruknya drainase yang ada. Banjir di kawasan ini, selain merendam jalan raya juga mengakibatkan separuh badan jalan amblas.

Akibatnya terjadi antrean panjang. “Luapan air (banjir) mengganggu arus lalu lintas dan kami langsung melakukan pemblokiran arus serta berkoordinasi dengan instansi terkait” kata Kasat Lantas Polres Tanggamus, AKP Sopyan, Selasa malam (3/4/2018).

Polisi terpaksa memblokir jalan raya, dan menghentikan semua kendaraan yang lewat baik dari arah Talang Padang atau sebaliknya. “Ini terpaksa kami lakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Sopyan.

Di Kota Agung Timur, hujan selain mengakibatkan tanah longsor yang menimbun separuh badan jalan di Pekon Batu Kramat dan menyebabkan pohon tumbang, juga menghanyutkan satu jembatan desa yang menghubungkan sejumlah dusun di Pekon Tanjung Jati. (Sayuti)

Tanggapan Anda: