Tingkatkan Mutu Pendidikan, Disdik Lampung Alokasikan Dana Sebesar Rp193 Miliar

719
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/WhatsApp-Image-2018-05-02-at-13.20.48.jpeg
Kadisdik Lampung, Drs. Sulpakar,M.M. saat dimintai keterangan usai Upacara Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Korpri Provinsi Lampung, Rabu (02/05/2018). Foto: Sule/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Tahun 2018 ini, Dinas Pendidikan Provinsi Lampung alokasikan dana sebesar Rp193 Miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk memperluas akses pembangunan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi guru, dan meningkatkan partisipasi masyarakat, di tahun 2018.

Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi lampung Drs. Sulpakar,M.M. menjelaskan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah untuk membangun dunia pendidikan di provinsi Lampung dengan kenaikan anggaran yang tahun 2017 hanya mencapai Rp54 Miliar, dan di tahun 2018 naik menjadi Rp193 Miliar

“Itu artinya alokasi dana untuk meningkatkan mutu pendidikan di provinsi Lampung itu meningkat sebanyak 300 kali lipat”, ungkapnya saat ditemui usai menghadiri upacara pendidikan di lapangan Korpri Provinsi Lampung, Rabu (2/5/2018).

Sulpakar juga mengungkapkan, dengan naiknya anggaran tersebut diharapkan masyarakat akan lebih paham tentang pentingnya peningkatan mutu pendidikan dan lebih bersama-sama berperan dalam dunia pendidikan.

“Karena hal seperti ini tidak bisa diserahkan ke pemerintah saja, juga tidak bisa diserahkan kepada guru saja, tetapi masyarakat dan orang tua murid harus memiliki andil yang besar terhadap kemajuan pendidikan”, ungkapnya.

Sulpakar menambahkan, ke depan Dinas Pendidikan akan lebih fokus mengembangkan kebudayaan, karena kebudayaan dapat dijadikan sebagai sarana untuk membentuk karakter anak bangsa.

“Yaitu bagaimana kita mengembangkan seni tari dan seni budaya lainnya yang tujuannya untuk membentuk karakter anak. Karena dalam setiap kegiatan kebudayaan memiliki makna-makna khusus dan memiliki filosofi untuk meningkatkan karakter anak bangsa” tambah dia. (Sule)