Akibat Lubang, Ibu dan Anak Meregang Nyawa di Jalan Raya
Kupastuntas.co, Lampung Tengah - Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Jalur Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera, Gunung Sugih, menewaskan ibu dan satu orang anaknya. Korban meninggal di lokasi kejadian, Kamis (10/5/2018).
Kejadian itu dialami korban meninggal yakni Siriana (40) dan Fahri (1) yang berboncengan sepeda motor Honda Beat BE 4364 TG yang dikendarai oleh Edi Imron sang suami, dan juga satu anak mereka yang lain, atas nama Nasuha (10).
Kronologis pristiwa menurut sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian, terjadi sekitar pukul 07.15 WIB. Keluarga yang diketahui beralamatkan di Kabupaten Lampung Timur itu, korban melaju dari arah Bandarlampung menuju Bandarjaya.
"Sampai di kawasan Tugu Budaya, Gunung Sugih, motor menghindari lubang yang ada di depannya, dan pengendara motor terjatuh," kata Irwan, salah seorang warga saksi mata.
Namum nahas, menurut sejumlah warga lainnya, karena kondisi motor tak seimbang dan terjatuh ke sebelah kanan jalan. Edi Imron dan Nasuha terpental ke depan, sementara Siriana dan Fahri terpental ke belakang.
Dari arah yang sama korban berangkat, melaju truk dengan nomor polisi BM 9505 EU, yang dikendarai Solihin (36), warga Bandar Lampung. Sontak, truk tak bisa mengendalikan laju dan menggilas Siriana dan Fahri hingga meninggal di tempat.
Sementara Edi Imron mengalami luka di bagian kepala dan tangan sebelah kanan. Sementara Nasuha hanya mengalami luka ringan pada bagian tangan dan kaki. Para korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Demang Sepulau Raya.
Setelah dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Demang Sepulau Raya, jenazah Siriana dan Fahri kemudian disemayamkan ke rumah duka di Kampung Gunung Tiga, Lampung Timur.
"Sudah dibawa, mas, ke Lampung Timur (korban meninggal). Kalau bapaknya (Edi Imron) dirujuk ke (RSD) Abdoel Moelok," kata salah seorang petugas di IGD RSUD Demang Sepulau Raya.
Sementara Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lamteng, telah mengamankan sopir dan truk ke Mapolres setempat, serta melakukan evakuasi terhadap para korban. (Towo)
Berita Lainnya
-
Program PHC Diperluas, Gubernur Lampung Target 2.000 Desa Produksi Pupuk Sendiri
Jumat, 26 Juni 2026 -
Warga Lampung Tengah Tewas Tenggelam saat Menjala Ikan di Sungai Rejosari
Jumat, 26 Juni 2026 -
Miris! Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Ponakan Bertahun-tahun
Kamis, 25 Juni 2026 -
Warga Potong Kambing Usai Sekda Lampung Tengah Ditetapkan Tersangka
Senin, 22 Juni 2026








