Faktor Ekonomi Masih Menjadi Sumber Maraknya Begal di Lampung
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kesejahteraan dan kurangnya lapangan kerja adalah faktor utama maraknya begal di Lampung. Hal ini disepakati oleh keempat pasangan calon dalam debat Pilgub sesi tiga di Ballroom Novotel Bandar Lampung, Jumat (11/05/2018).
Paslon nomor urut 2 Ridho Ficardo menanggapi pertanyaan mengenai begal bagaimana kebijakan dan program strategis untuk menciptakan lingkungan yang aman.
Ridho menjelaskan maraknya begal di Bandar Lampung disebabkan oleh faktor kemiskinan. pihaknya menjelaskan apabila kesejahteraan tercukupi pasti tidak ada kejahatan di provinsi Lampung.
"Provinsi sudah bekerja sama dengan Polda lampung, menangani begal Lampung sudah kita gerakan, dan harus dengan mengupayakan untuk mengikis kemiskinan", ungkap ridho.
Dari pantauan kupastuntas.co, ke empat Paslon lain juga sepakat bahwa penanganan utama dalam permasalahan begal di provinsi Lampung adalah meningkatkan kesejahteraan dan pembukaan lapangan pekerjaan.
Paslon nomor urut tiga Nunik mengungkapkan kesepakatannya mengenai penanganan begal di Lampung dengan cara memperbaiki kesejahteraan rakyat.
"Saya yakin bahwa salah satu cara kita untuk menangani begal adalah dengan dimulai dari memberikan pendidikan di daerah yang dinilai banyak terjadi begal dan meningkatkan kesejahteraan rakyat di daerah tersebut" ungkapnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Jazuli bahwasanya banyak faktor yang harus ditangani dimulai dari kesejahteraan, dan ini bisa dimulai dari daerah yang diperkirakan tinggi dengan kriminalitas", ungkapnya.
Herman juga sependapat bahwa penanganan begal itu dengan meningkatkan kinerja kantimas juga penanganan kemiskinan dan pengadaan lapangan kerja.
"Kesejahteraan dan sumber lapangan pekerjaan, adalah program yang harus kita tingkatkan untuk menanggulangi kriminalitas begal" kata dia. (Sule)
Berita Lainnya
-
BPJN Lampung Kebut Penutupan 7.174 Titik Lubang Jalan Nasional Sebelum Lebaran
Jumat, 06 Maret 2026 -
Inisiasikan Desa Cahaya hingga Program Berkah Ramadan, YBM PLN UID Lampung Salurkan Zakat Rp 2,4 M Sepanjang Tahun 2025
Jumat, 06 Maret 2026 -
LPG 3 Kilogram Langka dan Mahal di Lambar, Pemkab Ajukan Tambahan Kuota ke Pertamina
Jumat, 06 Maret 2026 -
Universitas Teknokrat Indonesia Salurkan Zakat Mal ke Panti Asuhan Kasih Ibu, Anak-Anak Panti Doakan Teknokrat Besar dan Berkembang
Kamis, 05 Maret 2026









