Sasaran Awal Pelaku Adalah Mal Kartini Bukan Transmart

685
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Pengacara pelaku, David Sihombing SH saat ditemui di Pengadilan Negeri Tanjung Karang. Foto : Kardo/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Pengacara Bintang Andromeda (25), tersangka pelaku teror di Transmart, David Sihombing mengatakan, kliennya hingga kini masih ditahan di Mapolda Lampung. David menyampaikan, kliennya telah ditetapkan sebagai tersangka dan diprasangkakan dengan UU Tindak Pidana Terorisme.

“Hari ini saya ketemu dengan tersangka (Bintang). Klien saya mengatakan, perbuatannya itu untuk mencari sensasi saja. Statusnya sudah tersangka, dan oleh penyidik diprasangkakan dengan UU Terorisme,” ujar David di Pengadilan Negeri, Kamis (17/5/2018) siang.

“Karena memang, polisi melihat ada unsur-unsur bom di dalam paket klien saya. Misalnya ada serbuk, kabel, paku, dan baut. Dan itu diakui klien saya hanya sebagai dramatisasi situasi saja. Hanya untuk mencari ketenaran saja. Kalau menurut klien saya, paket itu bukan lah bom,” timpalnya.

Di Polda Lampung, David bertemu dengan orangtua dan kekasih tersangka. Orangtua tersangka menangis karena tidak menyangka anaknya ditahan atas dugaan pelaku teror. Bahkan rencana pernikahan Bintang dengan kekasihnya terancam batal lantaran kasus ini.

Terkait tulisan di paket mirip bom, David menyatakan kliennya sebelumnya memang berencana ingin meletakkan paket itu di Mal Kartini. Namun niat itu diurungkan lantaran banyak CCTV yang terpasang.

Baca Juga : Ternyata! Motif Pelaku Peletakan Paket Diduga Bom…

“Jadi awalnya dia ke Mal Kartini. Begitu masuk, dia melihat banyak CCTV. Dia ketakutan lalu pergi ke Transmart. Di Transmart, dia melihat kurang CCTV, sehingga dia putuskan meletakkan paket itu di sana. Memang sudah direncanakan, kalau tidak di Mal Kartini ya di Transmart,” kata David.

David menjelaskan, dirinya telah melihat isi rekaman CCTV Transmart. Berdurasi kurang dari 2 jam. Kliennya terlihat sudah dipantau CCTV dari awal masuk ke Transmart. Beberapa petugas security juga terlihat sudah memantau pergerakan kliennya.

“Sejak awal di lantai 1, dia sudah dipantau oleh petugas security. Karena dia membawa tas hitam dan terlihat berkeliling di Transmart. Dari lantai 1, dia naik ke lokasi arena permainan di Trans Studio. Tapi yang tidak terpantau itu setelah di lantai 5. CCTV nggak bisa memonitor dia,” tukasnya. (Kardo)