Ternyata, Ini Identitas Pemilik Gudang Penyimpanan Minyak yang Terbakar di Fajar Baru

2055
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/WhatsApp-Image-2018-05-18-at-11.46.12.jpeg
Kondisi Gudang Penyimpanan Minyak di Fajar Baru Setelah Terbakar, Jumat (18/05/2018). Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Gudang penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) berjenis Solar dan premium yang diduga ilegal di desa Fajar Baru, kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan habis dilahap si jago merah, pada Jumat (18/05/2018) sekira pukul 04.15 WIB.

Dari info yang dihimpun Kupastuntas.co dalam kejadian tersebut api berhasil melahap habis gudang dengan ukuran 6X6, 1 unit Tangki berisikan BBM jenis solar, Drum 50 Buah, Mesin pompa 3 unit, dan satu unit kendaraan roda dua jenis matic

Kepala BPBD Bandarlampung, M. Rizki menjelaskan bahwa informasi dari warga sekitar pemilik gudang (bangunan) tersebut adalah bapak Karlan (Alm), namun sudah disewakan kepada Bapak Seno yang saat ini tidak diketahui keberadaannya karena melarikan diri saat kejadian.

Diketahui bahwa gudang tersebut dijadikan tempat penampungan minyak mentah jenis solar dan premium yang kemudian di jual kembali ke eceran.

“Rumah dan gudang tersebut disewa oleh Bapak Seno, dan diketahui saat ini gudang tersebut menjadi tempat penampungan BBM mentah yang berasal dari Palembang dan di duga merupakan hasil selundupan” ujarnya.

Berita Terkait : Gudang Penimbunan Minyak di Fajar Bulan Habis Dilahap Api

Rizki juga mengungkapkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sementara hasil dari penyelidikan diduga sumber kebakaran berasal dari mesin pompa BBM yang sedang digunakan untuk mengecor minyak dari mobil tangki dipindahkan ke dalam drum dan kemudian dimasukkan kedalam jeriken kecil. Dan mengenai jumlah kerugian, pihaknya belum bisa menyimpulkan, karena tidak bisa mendapatkan keterangan dari pemiliknya yang diduga melarikan diri.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan kita berhasil mengevakuasi jeriken solar dan Premium sebanyak 100 jeriken dan satu unit kendaraan Truk bermuatan 4 bak berisikan sekitar 1.000 liter per drumnya dan terisi penuh BBM” jelasnya.

Rizki menambahkan bahwa api mulai padam sekira pukul 05.00 WIB. Dan sempat terjadi kemacetan, namun dapat diatasi oleh petugas dari Polsek Jatiagung.

“Pada saat kejadian banyak warga yang melihat di lokasi,sehingga menimbulkan kemacetan Lalu lintas, namun bisa dikendalikan oleh Polsek Jatiagung”, tambahnya. (Dirsah/Sule).