Pasca Program GISA, Disdukcapil Berhasil Cetak E-KTP Hampir 100 %
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pasca program Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kota Bandar Lampung sudah berhasil mencetak hampir 100% dari data yang direkam saat perekaman penduduk di Gedung Hall B pada tanggal 3-5 Mei lalu.
Kepala Disdukcapil Kota Bandar Lampung, A. Zainuddin mengatakan, saat ini sudah berhasil mencetak Kartu Tanda Punduduk Elektronik (E-KTP) hampir 100%, karena saat ini pihaknya sudah berhasil mencetak sebanyak 725 dari yang sebelumnya sudah 11 ribu yang disalurkan dari 13 ribu hasil perekaman yang dihasilkan dari program GISA lalu.
“Sekarang kita bagikan lagi sebanyak 725 buah KTP, diantar langsung ke rumah warga melalui Camat dan Lurah, dan sisanya tidak tercetak dikarenakan menemui kendala dengan berbagai masalah, seperti memiliki NIK ganda, ada juga yang mengharuskan pemiliknya melakukan biometris atau rekam iris mata untuk mengetahui permasalahan kenapa data yang bersangkutan tidak terekam dan masuk ke server,” ungkapnya saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (24/5/2018).
Zainuddin juga mengungkapkan bagi masyarakat yang tidak menerima KTP dirumah, segera ke Kantor Disdukcapil, untuk melakukan pemutakhiran data.
“Harus datang ke kantor untuk mengetahui kesalahan dan perbaikan data-data,” ujarnya.
Zainudin juga menambahkan bahwa ketersediaan blangko di kota Bandar Lampung sudah beres, pihaknya mengaku baru mengambil blangko di Kemendagri sebanyak 20 ribu buah.
“kalau blangko masyarakat tidak perlu khawatir, saya pastikan stok blangko kita banyak. Saya baru kemarin ngambil langsung ke Kemendagri Jakarta,” kata dia.(Sule)
Berita Lainnya
-
Pemprov Lampung Pastikan Belanja Pegawai Tetap di Bawah Batas 30 Persen
Kamis, 05 Maret 2026 -
Dari Beras hingga Cabai, Pasar Murah di Bandar Lampung Diserbu Warga
Kamis, 05 Maret 2026 -
Wagub Jihan Hadir Dalam Penyalaan LUTD, Pemprov Lampung Apresiasi PLN
Kamis, 05 Maret 2026 -
Pemkab Tuba Pinjam Bank Lampung 43 Miliar, Qudrotul: Dana Penanganan Jalan hanya 20 Miliar
Kamis, 05 Maret 2026









