Beranda Daerah Lampung Tanggamus

Siaga Bencana, BPBD Tanggamus Beli Satu Unit Excavator

1238
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
DISIAGAKAN. Satu unit alat berat (excavator) baru terlihat disiagakan dihalaman kantor BPBD Tanggamus, yang setiap saat bisa digunakan untuk menangani bencana alam. Foto : Sayuti/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tanggamus – Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus membeli satu unit alat berat (excavator) baru merk Komatsu senilai Rp1,6 miliar lebih,  yang disiagakan untuk mengantisipasi bencana di daerah itu.

Sekretaris BPBD Kabupaten Tanggamus,  Maryani mendampingi Kepala Pelaksana BPBD, Romas Yadi, Rabu (6/6/2018) mengatakan dana pengadaan alat berat itu bersumber dari APBD Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran (TA) 2018. Dimana sistem pembelian menggunakan e katalog, dan harga sesuai budget.

“Memang ada merek lain seperti Cat tapi lebih mahal, juga merek Hitachi, kemarin merek ini kosong stoknya. Komatsu ini berdasarkan e katalog sangat bagus, berat 20 ton dengan daya cengkram material 0,9 kubik,” katanya.

BACA: Polres Lampung Utara Musnahkan Ratusan Botol Miras Sitaan

Menurut Maryani, sebelumnya BPBD Tanggamus mengusulkan pengadaan satu unit excavator kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang diteruskan melalui pembahasan-pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Dari pembahasan akhirnya pengadaan excavator di setujui DPRD, setelah mendengar pemaparan pihak BPBD, tentang sangat pentingnya unit excavator dimiliki, melihat kondisi tingkat kerawanan bencana di Tanggamus cukup tinggi.

“Pemkab Tanggamus dan DPRD sangat mensuport kegiatan penanggulangan bencana, seperti usulan kami untuk pengadaan unit excavator ini, mendapat respon sangat baik dari pemerintah dan juga pihak legislatif, yang mana merealisasikan didalam APBD tahun 2018 ini, ” katanya.

Dikatakan Maryani, pengadaan excavator ini akan sangat menunjang kinerja BPBD Tanggamus dalam penanggulangan bencana baik saat bencana terjadi maupun pasca terjadi bencana itu sendiri.

Hal tersebut berdasarkan pengalaman sebelumnya, dimana saat terjadi bencana longsor ataupun banjir, BPBD kesulitan dalam menangani kejadian dengan cepat, karena terkendala tidak memiliki alat berat (excavator). Dimana kondisi alam di Tanggamus ini rawan bencana, apalagi telah memasuki musim hujan, kerapkali terjadi longsor dan banjir.

“Jika terjadi bencana hanya di satu titik, masih bisa kita cepat menanganinya, dengan meminjam alat berat Dinas PUPR. Tapi jika ada kejadian beberapa titik seperti belum lama ini, putusnya jalan di sekitar rumah makan Sempulur Gisting, kemudian longsor di Batu Keramat dan banjir di Bandar Negeri Semoung, nah kejadian seperti ini alat berat harus kita punya sendiri, selain pinjam, ” katanya.

Maryani menambahkan, untuk mempersiapkan pengoperasian excavator tersebut, saat ini BPBD telah melatih tiga orang personil, untuk operator, dan juga melatih tekhnis pengoperasian alat berat tersebut.

Untuk diketahui BPBD Tanggamus saat ini telah memiliki 1 unit excavator, mobil rescue, paramotor, speed boat penyelamat, 2 unit perahu karet, perahu air tawar, 4 unit perahu fiber lipat dan unit penyelamat lainnya.

“Sebenarnya dengan adanya excavator kita juga butuh trailer pengangkut kedepannya, dan harapan ada penambahan tenaga personil reaksi cepat, untuk memaksimalkan kinerja saat bencana,” ujar Maryani. (Sayuti)

Facebook Comments