Jelang Pemungutan Suara, Alat Peraga Kampanye di Lampura Dimusnahkan
Kupastuntas.co, Lampung Utara - Kapolres bersama Komandan Kodim 0412 Lampung Utara turun langsung ikut memantau kegiatan Panwaslu dan Satuan Polisi Pamong Praja menurunkan alat peraga kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara menjelang dilaksanakannya pemunggutan suara pada Rabu (27/06/2018) mendatang.
Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana, mengatakan dalam pelaksanaan penurunan alat peraga kampanye itu dirinya bersama Dandim 0412/LU Letkol Inf R. D. Bahtiar Kurniawan, beserta jajarannya melakukan backup kegiatan yang dilakukan Panwas dan Sat Pol PP.
BACA : Ketua Bawaslu Tegaskan Media Untuk Tidak Berkampanye Saat Masa Tenang
BACA : Polisi Tangkap Terduga Penyalahgunaan Narkoba di Tubaba
"Kita hanya me-backup agar kegiatan yang dilakukan panwas dan pol pp dapat berjalan dengan aman dan lancar. Selalin itu melakukan koordinasi dengan panwas masing-masing kecamatan. Karena pada tanggal 27 semua alat peraga sudah diturunkan. Semua harus diingatkan kepada panwas masing-masing kecamatan," kata AKBP Eka Mulyana, Minggu (24/6/2018).
Lebih lanjut, diharapkannya koordinasi panwas di masing-masing kecamatan harus intens agar dimana masa tenang tidak ada kegiatan dari setiap masing-masing paslon. "Ini harus dilakukan koordinasi agar masing-masing melakukan penyelidikan jika kampanye gelap," ujarnya.
Untuk itu dikatakannya, apabila ditemukan kampanye gelap agar masyarakat atau panwas dapat melaporkan ke Panwas atau Gakumdu.
"Kita berharap agar semua dapat melaksanakan tugas dengan tanggung jawab serta waspada dan siaga jaga satu sama lain. Untuk Serpas TPS akan kita lakukan besok jam 8," lanjutnya.
BACA : Bawaslu Perketat Pengawasan Selama Masa Tenang dengan Berpatroli
BACA : KPU Lamteng Mulai Distribusikan Logistik Pilgub
Pada kesempatan itu pula, Kapolres mengimbau jajarannya untuk terus meningkatkan kinerja dan kewaspadaan terlebih lagi kegiatan operasi ketupat belum berakhir.
"Ops. ketupat tinggal satu hari lagi saya harap agar anggota tetap tingkatkan kinerja baik PAM dan patroli sampai ops. ketupat berakhir," tegasnya. (Sarnubi)
Berita Lainnya
-
11 Siswa di Lampura Keracunan, Pengelola MBG Akui Lalai dan Siap Perketat Pengawasan
Selasa, 13 Januari 2026 -
Usut Dugaan Korupsi Rp 2,9 Miliar, Kejati Tetapkan Plh Sekda Lampura Jadi Tersangka
Selasa, 13 Januari 2026 -
11 Siswa Keracunan MBG Diduga Jadi Pemicu Guru SDN 3 Sindang Sari Lampura Ngamuk di Sosmed
Senin, 12 Januari 2026 -
Guru SD Negeri 3 Sindang Sari Lampung Utara Keluhkan MBG Tidak Layak Konsumsi, Tempe Pahit dan Buah Busuk
Senin, 12 Januari 2026









