• Jumat, 25 September 2020

Tokoh Masyarakat dan Saibatin Marga Ngambur  Sepakat Lahan Segitiga di Bangun Fasum

Kamis, 28 Juni 2018 - 17.35 WIB
11

Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Tokoh masyarakat (penghibah)  dan perwakilan Saibatin Marga Ngambur telah mencapai kesepakatan terkait keberadaan  lahan segitiga di Pasar Minggu, Negeri Ratu Ngambur, Kecamatan Ngambur untuk di manfaatkan menjadi lahan taman kota Fasilitas Umum (Fasum).

Hal itu terungkap saat puluhan tokoh masyarakat Negeri Ratu Ngambur (Penghibah) dan Saibatin Marga Ngambur yang diwakili Edwinsyah Toha berdialog di ruang rapat Batu Gukhi, Kamis (28/6/208).

BACA : Inilah Beberapa Kejadian Aneh di TPS Lampung Menurut Bawaslu RI

BACA : Pertama di Indonesia, RSUD Abdul Moeloek Terapkan BPJS Reservasi On Line

"Isi dialog membahas langkah apa yang akan diambil terhadap keberadaan tanah segitiga,hasilnya para pihak dalam hal ini masyarakat penghibah dan Saibatin sepakat lahan tersebut segera dibangun taman kota."terang Ariswandi Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) setda Pesisir Barat diruang kerjanya, Kamis (28/6/2018).

Menurutnya kesepakatan para pihak  telah dituangkan secara tertulis. Dialog dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Pemerintahan Pesisir Barat Lingga Kusuma.

Sementara Bupati Agus Istiqlal didampingi sekda Pesisir Barat Azhari hadir ditengah dialog untuk memberikan pengarahan kepada penghibah dan Saibatin.

BACA : Go-Lab, Inovasi Baru Layanan Bagi Masyarakat Lampung

BACA : Jelang Pilkada, 257 Anggota BKO Polda Lampung Tiba di Tanggamus

BACA : Gubernur Ridho Terus Dorong Program Lampung Terang 2019

Terpisah saat ditemui dihalaman belakang pemda setempat, Kepala Bagian (Kabag) Hukum setda Pesisir Barat Nawardi SH, berucap sama, dikatakannya penghibah dan Saibatin sangat kecewa jika diatas lahan tersebut tidak dibangun Fasum (Taman Kota).

"Justru penghibah dan Saibatin akan kecewa jikalau dilahan seluas lebih kurang 3/4 Ha tersebut  tidak ada Fasum. Para pihak telah sepakat serta tidak akan menghambat atau mengganggu pembangunan taman kota.

Itu salah satu poin penting yang dihasilkan saat pertemuan atau dialog antara tokoh masyarakat Negeri Ratu Ngambur dengan Sai Batin, "tutup Nawardi. (Gus)

Editor :