Ngantuk Berat Nonton Piala Dunia, Uang 70,5 Juta Raib Gondol Maling

855
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi.

Kupastuntas.co, Lampung Timur – Nasib apes dialami Ardiansyah (29), warga Desa Labuhan Ratu 1, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur. Ia harus menelan pil pahit lantaran rumahnya disatroni maling, yang meraup uang tunai sebesar Rp70,5 juta.

Hal tersebut diceritakan Ardiansyah saat melapor ke Polres Lampung Timur, pada Rabu (11/07/2018). Menurutnya, sekira pukul 03.00 WIB, ia masih terjaga dan baru berangkat tidur setelah menyaksikan pertandingan Piala Dunia di rumah.

BACA: 3 Tahun Terakhir, Balita Mengalami Stunting di Lamsel Meningkat

BACA: Legislator: Era Digital, Personel Polri Perlu Kuasai Teknologi

“Kemungkinan maling beraksi sekira pukul 04.00 WIB. Pelaku masuk ke rumah dengan cara menyongkel jendela yang memang tidak dipasang teralis. Saya benar-benar tidak mendengar apa pun. Mungkin karena efek ngantuk berat,” ujarnya.

Ardiansyah mengaku baru menyadari rumahnya dibobol maling sekira pukul 07.00 WIB. Tak hanya uang tunai sebesar Rp70,5 juta, maling juga membawa 5 kartu ATM dan seekor burung jenis love bird kesayangannya. Dirinya sendiri memang selalu menyiapkan uang tunai karena membuka jasa ATM mini.

“Pas mau berangkat kerja, baru tahu kalau uang berikut lima kartu ATM sudah lenyap. Saya kemudian cek di beberapa tempat, ternyata ada jendela yang dicongkel. Berarti malingnya masuk dari situ,” imbuhnya.

BACA: Disnakertrans Tubaba Kirim 13 Orang Menuju BLK Bekasi

BACA: HUT Bhayangkari ke-72, Ketua PWNU Lampung Apresiasi Kinerja Kepolisian

Atas kejadian tersebut, Ardiansyah langsung mendatangi Mapolres Lampung Timur untuk membuat laporan. Laporan diterima dengan nomor polisi STPL/445-BI/VII/2018.

“Saya berharap polisi bisa mengungkap kasus ini. Terlebih, pembobolan rumah semacam bukan terjadi kali ini saja. Sebelumnya, tetangga saya juga mengalami hal serupa,” pungkasnya. (Jaya)

Tanggapan Anda: