Ini Kronologis Penangkapan Oknum Anggota DPRD Way Kanan oleh Ditresnarkoba Polda Lampung

4084
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/narkoba.jpg
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, menangkap lima orang atas kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di sejumlah lokasi berbeda di Bandar Lampung pada Kamis (12/7) malam dan Jumat (13/7) dinihari.

Satu dari lima orang yang ditangkap tersebut, satu diantaranya merupakan oknum anggota DPRD Way Kanan dari partai PKB berinisial HDR. Sementara empat orang lainnya adalah, CSR (disersi TNI AD dan kini sudah dipecat), RZL, AN, dan IM (ketiganya wiraswasta).

Berdasarkan data yang diterima Kupastuntas.co, penangkapan kelima orang tersebut dilakukan oleh Tim Subdit III Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung.

Adapun kronologis penangkapan adalah, pada hari Kamis (12/7), anggota Subdit III Ditresnarkoba Polda Lampung mendapat informasi bahwa ada sebuah rumah di daerah Way Kandis, yang diduga menyimpan, menguasai, dan menggunakan narkotika jenis sabu.

Kemudian, anggota tim berangkat ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan. Alhasil, target berinisial AN, yang sudah diketahui ciri-cirinya tersebut langsung diamankan dari dalam rumah tanpa perlawanan sekitar pukul 21.00 WIB.

Setelah dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti narkoba jenis sabu kurang lebih dua paket kecil.

Tak sampai disitu, anggota tim selanjutnya melakukan pengembangan darimana asal muasal barang haram (sabu) tersebut.

Dari pengakuan AN, sabu tersebut didapatnya dari CSR. Petugas pun langsung mencari keberadaan CSR dan alhasil CSR pun berhasil diamankan dirumahnya di daerah Way Kandis pada Jumat (13/7) dinihari. Petugas pun turut menyita barang bukti sabu kurang lebih hampir 2 ons.

Tak ingin putus sampai di AN dan CSR, anggota kembali melakukan pengembangan. Dan berhasil mengamankan RZL, HDR dan IM, di wilayah Bandar Lampung pada Jumat (13/7) pagi.

Dari tangan RZL disita barang bukti sabu sekitar 3 gram, sedangkan dari tangan HDR dan IM tidak ditemukan barang bukti narkoba.

Menurut informasi, RZL mendapat barang (sabu) dari CSR. Dan RZL menjualnya ke HDR dan IM. Bahkan RZL kerap mengonsumsi sabu bersama dengan HDR dan IM.

Dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya, Direktur Ditresnarkoba Polda Lampung, Kombes Shobarmen, membenarkan penangkapan tersebut.

“Ya benar, ada oknum anggota dewannya berinisial HDR dan seorang oknum anggota TNI AD berinisial CSR (disersi militer dan sudah dipecat). Sedangkan yang lainnya wiraswasta,” kata Shobarmen, Jumat (13/7).

Saat ini, kata Barmen sapaan akrabnya, mereka masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung.

Barmen menjelaskan, bahwa sebelumnya Ditresnarkoba mendapat surat permohonan penangkapan dari Denpom II/3 Lampung dan Korem 04/Gatam beberapa waktu lalu untuk menangkap CSR karena ia berstatus desersi militer.

“Dia (CSR) ini bandar besar, dan dia ini juga disersi militer. Denpom pernah menyurati kita untuk membantu penangkapan dia,” jelasnya.

Pihaknya kemudian melakukan pengembangan untuk mencari kaki tangan CSR dan hasilnya pun kaki tangan CSR ditangkap hingga akhirnya menangkap HDR, RZL dan IM. (Oscar)

Tanggapan Anda: