Panwaslu Tubaba: Honorer Nyaleg Harus Mengundurkan Diri!

77
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/kota-bandar-lampung/2018-03/lakukan-pemasangan-apk-kpud-tubaba-ditegur-ppl-pemilu-2018-ada-apa-01.jpeg
Midiyan, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tubaba. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) memberikan peringatan atau warning kepada warga masyarakat yang hendak maju dalam emilihan Legislatif (Pileg) April 2019 mendatang.

Ketua Panwaslu Tubaba, Midiyan terhadap banyaknya isu orang-orang yang berprofesi sebagai honorer yang memperoleh gaji atau tunjangan bersumber APBD/APBN untuk melampirkan Surat Keterangan Pengunduran Diri dari profesi tersebut yang disertakan dalam berkas pendaftaran itu.

BACA: Harapan Bupati Parosil Atas Pembacokan di Kebun Tebu Lambar

BACA: Polres Way Kanan Latpra Ops Antik Krakatau 2018

“Ya, ini warning. Memperingatkan bagi bakal caleg yang mendaftarkan diri untuk menjadi peserta Pileg, wajib melampirkan surat proses mengundurkan diri dari instansi terkait di tempat ia bekerja kepada atasannya masing-masing,” kata Midiyan kepada Kupastuntas.co, Jumat (15/07/2018).

Hal ini ditegaskannya tertuju kepada para tenaga honorer yang hendak maju mencalonkan diri sebagai caleg. Bahkan, tegas Midiyan, setelah KPU menetapkan seseorang tersebut sebagai Caleg pada Daftar Calon Tetap (DCT), maka dia harus dinyatakan mundur dari profesinya.

“Mundur ya, bukan cuti, ini bagi calon legislatif yang di gaji bersumber di angaran APBD dan APBN,” cetusnya.

BACA: KRLUPB Kembali Sambangi Kantor Gakkumdu Lampung

BACA: Selalu Kritiki Persoalan Narkoba, Pengamat Hukum Ini Raih Penghargaan dari BNN Lampung

Midiyan menerangkan, surat pengunduran diri itu dilampirkan sebagai syarat untuk mencalonkan diri dari menjadi dewan. Ia juga menyarankan agar KPU Tubaba teliti terhadap Bacaleg yang mendaftar.

“Kalau tidak ada surat pengunduran diri itu maka secara otomatis orang tersebut langsung diskualifikasi dari pencalonannya, KPU harus cermat dalam verifikasi berkas bacaleg ini, jangan nantinya timbul masalah jika diloloskan,” tukasnya. (Irawan)

Tanggapan Anda: