Keharuan Warnai Pengantaran Calon Jemaah Haji Asal Kota Bandarlampung
Kupastuntas.co, Bandarlampung – Proses pengantaran para calon jemaah haji (CJH) asal Kota Bandar Lampung diwarnai tangis haru dari keluarga para jemaah di Asrama Haji Lampung, Kamis (19/7/2018).
Rasa cemas dan bahagia bercampur saat melepas calon jemaah dan harus meninggalkan keluarga untuk beberapa saat guna memenuhi panggilan Allah SWT dan melengkapi rukun Islam kelima yakni menunaikan ibadah haji bagi yang mampu.
Sebanyak 388 CJH asal Kota Bandar Lampung berkesempatan berangkat terlebih dahulu pada gelombang pertama kloter tujuh, dan mulai berdatangan ke Asrama Haji Lampung sejak pukul 7.00 WIB.
Dikatakan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Suhaili, di asrama tersebut jemaah akan diberikan pembekalan serta melengkapi berbagai pemeriksaan seperti administrasi, kesehatan, biometri, paspor, dan pengamanan melalui alat X-ray.
Baca Juga: Bupati Parosil Minta Wartawan Jadi Garda Terdepan Tangkal Hoax
Setelah secara keseluruhan dinyatakan clear, barulah para jemaah akan dilepas untuk diberangkatkan menuju Bandara Radin Inten II pada pukul 19.30 WIB menggunakan transportasi bus.
"Sesampainya di bandara jemaah langsung menaiki pesawat untuk terbang menuju Bandara Soekarno Hatta karena diperkirakan pukul 00.20 WIB akan take of ke Madinah dengan menggunakan pesawat Garuda," ujar Suhaili.
Untuk diketahui, jumlah CJH Provinsi Lampung tahun 2018 adalah sebanyak 7.020 dan 54 petugas dengan total 7.074 orang dengan dibagi dalam 19 kloter. Pelepasan jemaah terus berlangsung pada daerah lainnya hingga terakhir pada tanggal 12 Agustus 2018. (Erik)
Berita Lainnya
-
Lewat Apresiasi PLN Mobile, PLN UID Lampung Perkuat Engagement Pelanggan
Selasa, 21 April 2026 -
Dukung Program Sabuk Kamtibmas, Dirbinmas Polda Lampung Gelar Forum Silaturahmi Kamtibmas
Selasa, 21 April 2026 -
Dirbinmas Polda Lampung Gelar Forum Silaturahmi Kamtibmas, Kombes Pol Indra Napitupulu Tekankan Sinergi Jaga Kondusivitas
Selasa, 21 April 2026 -
Hari Kartini 2026, Kostiana: Momentum Penguatan Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah
Selasa, 21 April 2026








