Beranda Bandar Lampung

Usut Kematian Yogi Andhika, Polda Telusuri Keterangan Tersangka Bowo

341
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Memburu Jejak Pelaku, Inilah Dugaan Sementara Motif Pembunuhan M. Pansor 1
Kasubdit III Jatanras Ditkrimum Polda Lampung, AKBP Ruli Andi Yunianto

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Penyidikan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung terhadap kasus kematian Yogi Andhika, supir pribadi Bupati Lampung Utara, membuahkan hasil.

Hasil itu dinyatakan lewat keberhasilan penyidik mengorek informasi dari Maulana Ibrahim alias Bowo yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara itu.

Direktorat Kriminal Umum Polda Lampung melalui Kasubdit III Jatanras AKBP Ruli Andi Yunianto mengatakan, telah mengantongi satu nama yang terlibat dalam perkara itu. Nama itu disebut Bowo sebagai orang yang menjemput almarhum Yogi Andika sebelum meninggal dunia.

BACA: PDIP Tulangbawang Ajukan 40 Bacaleg ke KPU

BACA: Terkait Dugaan Praktik Money Politics Pilgub Lampung, Ini Kata Mendagri

“Sudah ada satu nama yang kita kantongi. Hanya saja belum bisa kita sampaikan. Sedang kita cari. Kalau berdasarkan keterangan tersangka Bowo, dia hanya tahu nama, tapi tidak kenal dengan orangnya,” ungkap Ruli, Rabu (18/07/2018).

Adapun peran Bowo dalam perkara tersebut, lanjut Ruli, tengah didalami lebih lanjut. Karena hingga kini, penyidik belum dapat menyimpulkan lebih jauh peranan Bowo, dan masih perlu pengembangan lebih intensif lagi.

“Sejauh ini Bowo menyebut, yang menjemput Yogi pada saat itu adalah dirinya sendiri, lalu AN yang penanganannya dilakukan oleh Denpom, kemudian satu orang yang sedang kita cari itu,” terangnya.

Sebelumnya, santer beredar nama Arnold yang disebut-sebut sebagai orang yang mengetahui jelas seperti apa perjalanan perkara tersebut.

Ruli menegaskan, kedudukan Arnold dalam perkara tersebut adalah sebagai saksi. “Arnold diperlukan apabila perkara ini sampai ke persidangan, maka akan dihadirkan. Dan kalau dibutuhkan, maka kita panggil lagi,” tuturnya.

Terkait uang tunai Rp25 juta yang disebut-sebut sebagai pemicu perkara ini, sambung Ruli masih dalam penyelidikan. Namun, dalam perjalanannya, Ruli menyatakan di Polres Lampung Utara pernah masuk laporan terkait penggelapan uang sejumlah Rp25 juta yang disebut dilarikan oleh almarhum Yogi Andhika.

“Itu si Yogi dilaporkan oleh Raden Syahril, keluarga Bupati. Bahwa Yogi dilaporkan melarikan duit 25 juta. Itu dilaporkan di Polres Lampung Utara,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Komandan Denpom II/3 Lampung Letkol CPM Novem Janri Rajaguguk menyebut, hingga detik ini tidak ada melakukan pemeriksaan terhadap AN yang disebut sebagai oknum TNI.

Enggak ada di sini. Masih di Polda barang itu,” tegasnya.

Sementara, kepada Kupastuntas.co, Lilian Rosita yang merupakan kakak kandung almarhum menyebut, tahu siapa-siapa saja yang melakukan pembunuhan tersebut.

“Ada empat orang bang. Andre, itu oknum TNI. Purnomo itu oknum Polri. Bowo itu oknum PNS. Lalu Andi oknum Pol PP,” ujarnya.

BACA: TNI Manunggal Bersama Masyarakat untuk Ketahanan Negara

BACA: Lagi, Tim Opsnal Polres Lampura Tangkap Pengedar Narkoba Diperbatasan

Sebelumnya, Lili pernah hadir ke Polda Lampung untuk dimintai keterangan terkait perkara ini. Dia menyebut, saat diperiksa, secara tidak sengaja dirinya mendengar apabila Arnold yang merupakan saksi kunci berada dalam pengawasan Polda Lampung.

“Aku pura-pura enggak dengar aja bang. Ada yang menyebut Arnold diamankan Polda,” tandasnya. (Kardo)

Facebook Comments