Banyak Bangunan Tua di kawasan Teluk yang Tidak Terawat
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Banyak bangunan bersejarah di kawasan Teluk Betung, Bandar Lampung kondisinya memprihatinkan, rusak dan tak terawat.
Selain itu banyak yang menjadi sasaran tangan jahil atau vandalisme, mencorat-coret bangunan sehingga sangat kotor. Beberapa bangunan pun sudah terlihat usang, dengan cat yang terkelupas.
Tak hanya itu, dari pantauan Kupastuntas.co juga tampak beberapa atap bangunan sudah rusak.
BACA : Keterlaluan, Dua PRT Asal Lampung Disiksa Majikan
BACA : Ogah Kembalikan Mobil Dinas, Ananto Dilaporkan ke Polisi
Saat dimintai konfirmasi, Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Monitoring Dinas Tata Kota (Distako) Bandar Lampung, Dekrison mengatakan, pemerintah kota tidak bisa berbuat banyak dengan kumuhnya bangunan tua di kawasan Teluk.
Sebab, bangunan tersebut bukan milik Pemkot melainkan milik pribadi atau perorangan.
"Jadi kami tidak bisa berbuat banyak, dan bukan ranah kami untuk memperbaiki, sebab bangunan tersebut punya bangunan pribadi orang-orang,"kata Dekrison, Rabu (1/8).
BACA : Cegah Campak Rubella, Pemkot Kampanyekan Suntik Imunisasi
BACA : Eva Dwiana Instruksikan Seluruh Pihak Sosialisasi Campak dan Rubela
Dekrison menambahkan, pihaknya memang sudah berusaha untuk melakukan imbauan kepada pemilik bangunan untuk mengecat dan memperbaiki. Dengan cara menyurati pemilik bangunan setiap bulannya.
"Namun surat dari kami tidak dihiraukan,"tandasnya.
Tak hanya di kawasan Teluk, Bangunan atau ruko-ruko yang berada di Kawasan Pasar Tengah juga sudah mendapat himbauan.(Wanda)
Berita Lainnya
-
Kasus Keracunan Massal di SMAN 6 Bandar Lampung, DPRD Desak Sanksi Tegas SPPG
Senin, 27 April 2026 -
90 Orang Ikut Seleksi Calon Anggota Paskibraka Tingkat Provinsi Lampung dan Nasional 2026
Senin, 27 April 2026 -
Dewan Pendidikan Lampung Respons Wacana Penghapusan Prodi Guru: Pendidikan Bukan Pabrik Tenaga Kerja
Senin, 27 April 2026 -
PLN UP3 Tanjung Karang Gencarkan Edukasi Promo Listrik Power Up Real di Tengah Ramainya CFD
Senin, 27 April 2026








