Beranda Daerah Lampung Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Akan Bangun Wisata Danau di Lambu Kibang

677
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/8-57.jpg
Bupati Tubaba Umar Ahmad bersama Wabup Tubaba Fauzi Hasan beserta jajaran saat mengunjungi embung Lambu Kibang yang akan dijadikan Danau Lambu Kibang, Senin (06/08/2018). Foto: Irawan/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) tengah merencanakan pembangunan Wisata Danau yang luasnya berkisaran 7 hektare lebih di wilayah Kecamatan Lambu Kibang yang saat ini berupa bendungan kecil Tiyuh Gunung Sari-Pagar Jaya.

Pemkab Tubaba di Pimpin Langsung Bupati Umar Ahmad didampingi Wabup Fauzi Hasan, Asisten ll Bidang Pengembangan Ekonomi Syakib Arsalan, Seretaris Bappeda Yudi, dan Kadis PUPR Iwan Mursalin, melakukan Identifikasi Lapangan Potensi Eko Wisata Danau (Embung) Di Kecamatan Lambu Kibang sebagai Pilot Projek tersebut, Senin (6/8/2018).

BACA:  Geger, Jasad Bayi Ditemukan Warga Pesibar di Bantaran Sungai

BACA:  Hafiezd Jabat Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Lampung Utara

Disela-sela kesempatan tersebut, Umar Ahmad menyampaikan bahwa, Pemkab sangat serius untuk menambah satu tujuan wisata yang ditempatkan di Kecamatan Lambu Kibang tersebut. Ia juga menegaskan, penyusunan program akan dilakukan pada tahun ini juga.

“Insya Allah tahun ini Desain Programnya dapat tersusun tahun 2018 dalam APBD perubahan dan tahun 2019 sudah dapat terlaksana pembangunan lokasi yang sudah ditetapkan, mudah-mudahan segera terwujud. Mohon doa dan dukungannya kepada seluruh masyarakat,” kata Umar.

Umar mengharapkan, seiring dengan dibangunnya ekowisata di sejumlah tempat di Kabupaten Tubaba diharapkan pula dapat menjadi sarana bagi masyarakat dalam membentuk suatu lapangan usaha sehingga menjadi sarana penunjang peningkatan perekonomian masyarakat.

“Selain mendukung program pembangunan pemerintah, masyarakat juga harus ada rasa memiliki terhadap suatu bangunan yang dibangun oleh Pemerintah. Seperti ekowisata ini masyarakat harus menjaga, merawat dan lebih mengembangkan lagi untuk menarik minat masyarakat luar datang mengunjungi Eko wisata ini,” tutur Umar.

Dukungan wacana pembangunan Eko Wisata Danau Lambu Kibang Tubaba tentunya sangat penuh dari masyarakat di Kecamatan Lambu Kibang. Diutarakan oleh Rasman Mulyadi, Camat Lambu Kibang bahwa, pihaknya bersama dengan seluruh masyarakat di 10 Tiyuh se Lambu Kibang sangat menyambut baik rencana pembangunan Eko Wisata Danau itu, yang mana nantinya akan menjadi tempat rekreasi masyarakat.

“Lokasi bendungan dua tiyuh (Gunung Sari-Pagar Jaya) ini siap untuk dijadikan Danau yang nantinya akan menjadi tempat tujuan masyarakat meskipun hanya untuk sekedar bersantai dan sebagainya. Saya bersama semua Kepalou Tiyuh sangat merespon positif program Bupati Tubaba ini,” cetus Rasman.

Senada disampaikan oleh Jaini Dahlan, Kepalou Tiyuh Gilang Tunggal Makarta mewakili seluruh Kepalou Tiyuh se Lambu Kibang yang juga sangat antusias mendukung program pembangunan danau tersebut. Apa lagi, kata dia, mencermati konsep yang disampaikan oleh Bupati Umar Ahmad, akan ada saran pendukung yang dibangun disekitar danau untuk kegiatan ekonomi masyarakat.

“Konsep Pak Bupati kan nanti 10 Tiyuh di Lambu Kibang ini memiliki anjungan anjungan masing-masing tiyuh yang akan dipergunakan untuk kegiatan masyarakat dari tiyuh pemilik anjungan seperti berjualan atau kegiatan ekonomi lainnya. Kami sangat mendukung pembangunan yang direncanakan Pak Bupati Umar Ahmad di sekitar kami ini,” ungkapnya.

BACA:  KPU Lampung Mulai Rancang DPS Pemilu 2019, Begini Gambarannya

BACA:  Hindari Karhutla, Ini Upaya Pencegarahan dari Polres Tanggamus

Diketahui, di lokasi yang dimaksud terdapat dua embung semacam bendungan yang berdampingan, masing-masing berada di dalam wilayah Tiyuh Gunung Sari dan Tiyuh Pagar Jaya Kecamatan Lambu Kibang. Untuk luas kedua embung tersebut belum diketahui secara pasti karena lebar dan panjangnya bervariatif, namun lebarnya diperkirakan sekitar kurang lebih 100 meter dan panjang keduanya digabungkan mencapai 1000 meter.

Menurut warga, bertahun-tahun kedua embung itu memang dikenal masyarakat sekitar sebagai tempat warga bersantai baik dihari libur maupun sekadar bermain pada sore hari. “Kalau memang dibangun seperti rencana pemerintah begitu, jelas tempat ini tambah semakin ramai dikunjungi,” ucap Erwan, Kepalou Tiyuh Sumber Rejo. (Irawan/Bas)

Facebook Comments