Beranda Ekonomi

Dermaga Premium Bakauheni Segera Dibuka, Penumpang Diangkut Kapal Ferry VIP

2985
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Beginilah desain dermaga eksklusif/premium di Pelabuhan Bakauheni. Foto: Ist/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandarlampung Pembangunan dermaga eksklusif/premium di Pelabuhan Bakauheni sudah hampir rampung, rencananya akan diresmikan dalam waktu dekat. Di dermaga ini, PT ASDP Indonesia Ferry menyiapkan berbagai pelayanan, fasilitas dan kenyamanan setara bandara.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi, menargetkan pembangunan dermaga premium di Pelabuhan Merak, Banten dan Pelabuhan Bakauheni, Lampung, akan tuntas pada tahun 2018 ini.

“Sekarang sudah memasuki tahap akhir. Biayanya sekitar Rp400 miliar untuk dua dermaga. Bulan Agustus ini Insyaallah sudah selesai semua,” ungkap Ira, Senin (6/8/2018).

Menurut Ira, pembangunan dermaga eksekutif baik di Pelabuhan Merak maupun Pelabuhan Bakauheni merupakan bagian dari perencanaan dan penataan pelabuhan Merak sebagai destinasi ekonomi dan pariwisata.

Baca Juga: Ketua Pansus Money Politics: Bawaslu Tak Profesional

Menurut dia, ASDP ingin mengubah citra bahwa penyebrangan dengan kapal ferry hanya untuk masyarakat menengah ke bawah. Oleh karena itu, pihaknya menawarkan fasilitas yang nyaman untuk menyasar pangsa pasar kelas premium.

Yang menarik dari kapal tersebut, adalah waktu tempuh Pelabuhan Merak – Pelabuhan Bakauheni yang lebih singkat, yakni sekitar 1 jam. Padahal dengan kapal Ro-Ro (Roll on, Roll off), rute itu harus ditempuh hingga 2 jam.

Dengan layanan yang nyaman dan waktu tempuh lebih cepat, tentu harga tiketnya berbeda dengan kapal Ro-Ro. Namun Ira belum dapat memastikan harga tiket tersebut.

Baca Juga: CPNS 2018, BKN Siapkan 134 Lokasi Tes di Berbagai Wilayah Indonesia

“Saat ini tarif yang berlaku adalah Rp 15.000 per penumpang. Tapi ASDP masih mengkaji biaya yang akan ditetapkan untuk kapal eksekutif,” ujarnya.

Di dermaga eksekutif nantinya terdapat boarding lounge, valet parking, serta retail makanan dan minuman. Adapun waktu bongkar muat (port time) ditetapkan maksimal 45 menit. Ira berharap, Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak dan Bakaheuni beserta 4 buah kapalnya dapat memberikan akses terbaik untuk masyarakat. (Tampan/Kpr)

Facebook Comments