Beranda Daerah Lampung Tulang Bawang Barat

Menuju Tanah Suci, Calon Haji Tertua Asal Tubaba Berusia 91 Tahun

169
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/4-81.jpg
214 Jamaah Calon Haji Kabupaten Tubaba saat pelepasan di Sesat Agung Bumi Gayou Kabupaten Tubaba, , Rabu (08/08/2018). Foto: Sule/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat – Sebanyak 214 Calon Jamaah Haji (CJH) yang berasal dari Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Tahun 1439 H/2018 M dilepas keberangkatannya menuju tanah suci oleh Bupati Tubaba Hi. Umar Ahmad, acara pelepasan berlangsung di Komplek Dunia Akhirat tepatnya di Sesat Agung Bumi Gayou, Rabu (08/08/2018).

JCH Tubaba tergabung dalam kloter 50 jamaah kelompok terbang gabungan (JKG) bersama dengan para jamaah asal Kabupaten Tulangbawang, Mesuji, dan Kota Bandar Lampung. Saat di Mekkah Arab Saudi, kloter 50 JKG menempati Sektor 01 di wilayah Syisyah dengan nomor Rumah 102, sedangkan saat berada di Madinah mereka akan menempati sektor 02 Wilayah Masjid Nabawi dengan nomor rumah 201.

BACA: Kasus Narkoba, Polresta Bandar Lampung Tangkap Herman

BACA: Pj Bupati Tanggamus: Pasar Tradisional Identik Kumuh dan Semrawut

Dari jumlah 214 Calon Jamaah Haji asal kabupaten Tubaba ditambah dua orang tenaga medis yang diberangkatkan melalui kelompok terbang (Kloter) 50 itu tergabung Dengan jamaah asal kabupaten Mesuji dan Bandar Lampung.

Berdasarkan pantauan Kupastuntas.co di lapangan, JCH asal Tubaba terdiri dari 109 jamaah laki-laki dan 105 jamaah perempuan, termasuk 2 orang petugas haji daerah yakni Nuning Herwiyati (Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Tubaba) sebagai Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) dan Ustadz Ulil Absor (Imam Masjid Baitus Shobur 99 Cahaya Asmaul Husna) sebagai Tim Pembimbing Ibadah Haji Daerah (TPIHD) Tubaba.

Sementara, pimpinan Kloter 50 ini oleh Menteri Agama RI dipercayakan kepada Sedarno, S.Pd (Kepala Kemenag Tubaba) selaku Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Markidi, M.Pd (Kepala MAN 1 Tubaba) bertugas sebagai Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI).

CJH asal‎ Tubaba tercatat jamaah tertua berasal dari Kecamatan Tulang Bawang Tengah yakni seorang laki-laki bernama Marfui (91) bin Ponidi Singo Rejo dan jamaah termuda adalah seorang perempuan bernama Novita Desti Arisandi Gultom (29) binti Amin Gultom yang juga berasal dari kecamatan yang sama.

Pada kesempatan itu, Bupati Umar Ahmad, meminta kepada seluruh JCH asal Tubaba dapat menjadi duta dan citra Bangsa Indonesia yang baik selama berada di Tanah Suci Mekkah Almukarramah. “Sebagai tamu di negeri orang, saudara membawa citra Bangsa Indonesia khususnya Kabupaten Tubaba yang tentunya harus kita jaga dan pelihara secara bersama-sama,” ungkapnya.

BACA: Walikota Balam Lepas 25 Relawan Peduli Korban Gempa Lombok

BACA: Polisi Bersama Warga Amankan Begal Asal Lampung Timur

Umar Ahmad menerangkan bahwa Ibadah Haji sebagai rukun Islam yang kelima adalah ibadah wajib bagi umat Islam yang mampu. Bukan hanya mampu secara material, tetapi juga mampu secara mental spiritual, sekaligus sehat jasmani dan rohani.

“Kemampuan ini merupakan modal dasar dalam menunaikan ibadah haji agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar, selamat dan dapat kembali pulang dengan menyandang predikat haji mabrur dan mabruroh,” harapnya. (Irawan/Bas)

Facebook Comments