Lakalantas Truk VS Motor di Jalintim, 1 Tewas
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Agus Effendi (18), warga Kedung Besar, meninggal di tempat setelah terlibat kecelakaan di Jalan Lintas Timur (Jalintim), tepatnya di Km 177 Desa Labuhan Ratu Baru, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (09/08/2018) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.
Menurut saksi mata di lokasi, Beny, motor Yamaha Vega BE-6960-PHY yang dikendarai Agus bertabrakan dengan sebuah truk Mitsubishi BE-9002-NF yang dikemudikan Winarto (45), warga Braja Caka.
Menurutnya, truk melaju dari arah Way Jepara menuju Labuhan Ratu dengan kecepatan tinggi. Tiba di jalan menikung, truk tersebut berusaha melewati jalur sebelah kanan. Naasnya dalam waktu bersamaan datang dari arah berlawanan sepeda motor Yamaha Vega yang dikendarai Agus juga melaju dengan kecepatan tinggi, terjadilah kecelakaan itu.
“Keduanya sama-sama ngebut. Akirnya tabrakan pun tak terhindarkan. Akibatnya, pengendara motor tewas di tempat kejadian,” ujarnya.
Sementara Winarto, mengaku dirinya sudah berusaha mengendalikan truk yang dikemudikannya dengan membanting stir ke kiri, dengan harapan tidak terjadi kecelakaan.
“Saya sudah banting stir ke kiri dan menabrak gapura. Tapi ternyata di balik gapura juga ada orangnya, pengendara Vario,” bebernya.
Untuk pengendara Vario yakni N. Gus Ma’ruf, mengalami luka dan pingsan di lokasi. Warga sekitar pun kemudian segera menolong dan melarikan korban ke rumah sakit terdekat.
Kepala Pos Lalu Lintas Labuhan Ratu, Bripka Budiyono, mengatakan pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan kendaraan yang terlibat lakalantas.
“Untuk pengemudi truk kita bawa ke Mapolres Lampung Timur guna penyelidikan lebih lanjut,” ucapnya. (Jaya)
Berita Lainnya
-
Prabowo Siapkan Banpres Bangun Pagar di Way Kambas, Redam Konflik Gajah dan Warga
Jumat, 13 Maret 2026 -
Usai Tembak Teman Saat Main Kartu, Pemuda di Lampung Timur Menyerahkan Diri ke Polisi
Kamis, 12 Maret 2026 -
Petani Was Was Harga Gabah Anjlok Rp 4.500 per Kg di Lampung Timur
Selasa, 02 April 2024 -
Jerit Nelayan di Kuala Penet Lamtim Tidak Pernah Nikmati Solar Subsidi
Selasa, 02 April 2024



