Beranda Bandar Lampung

PLN Bandarlampung Blokir Meteran Listrik Rumah Warga Secara Sepihak

172
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Konsumen PLN Tolak Program Tambah Daya Listrik 1
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Sejumlah warga di wilayah Bandar Lampung mengeluhkan pemblokiran meteran listrik prabayar yang dilakukan sepihak oleh PLN Wilayah Bandar Lampung.

Warga yang terkena pemblokiran melakukan protes ke kantor PLN wilayah Telukbetung di Jalan Basuki Rahmat, Senin (13/08/2018).

BACA: Kendaraan Driver Online Parkir Sembarangan Akan Digembok

BACA: Sepekan Bertugas, Kasatreskrim Polres Lamteng Diserahi Pelaku Kejahatan

Ridwan, warga Telukbetung mengakur datang ke kantor PLN rayon Telukbetung untuk mempertanyakan pemblokiran meteran listrik prabayar miliknya yang sudah berlangsung  sejak Sabtu kemarin.

“Hari sabtu saya ngisi pulsa listrik, gak bisa karena diblokir. Saya datangin PLN, saya disuruh telpon call centre 123. Saya telpon, operatornya bilang saya ada tunggakan biaya  pergantian dari prabayar ke pasca bayar, padahal saya sudah migrasi sejak bulan Mei lalu,” kata Ridwan.

Menurut Ridwan, alasan pihak PLN yang memblokir meteran listriknya karena belum membayar pergantian dari prabayar ke pascabayar tidak masuk akal. Karena ia sudah menggunakan prabayar sejak bulan Mei lalu, dan salahsatu persyaratan migrasi adalah melunasi semua tunggakan.

“Alasannya tidak masuk akal, saya ada tunggakan biaya pergantian sebesar Rp446 ribu, padahal saya sudah makai token sejak bulan 5 dan syarat mirgasi itu harus semua lunas,” keluh Ridwan.

Keluhan serupa diutarakan Ferindo warga Pengajaran Teluk betung yang mengaku kecewa dengan kinerja PLN Lampung, karena ia  tidak bisa mengisi pulsa meteran listrik prabayar miliknya sejak Sabtu lalu.

“Apa yang saya alami sama dengan kawan-kawan tadi, saya tidak bisa isi pulsa listrik, alasannya saya ada denda Rp24 juta, padahal denda itu, sudah lama tujuh tahun lalu, saat belum pakai token, tapi itu sudah clear, kenapa masalah ini muncul lagi,” ungkap Ferindo

BACA: Selain Turki, Mata Uang 3 Negara Ini Anjlok Karena Trump

BACA: BNNP Lampung Kembali Pemeriksa Kakanwil Kemenkumham

Karena merasa tidak ada tunggakan Ferindo mendatangi kantor PLN Rayon Telukbetung, namun lagi-lagi ia tidak mendapatkan penjelasan, karena ia dan pelanggan lainnya hanya diminta menghubungi call centre PLN dengan nomor 123.

“Seperti biasa kita tadi ramean kesana ada sekitar lima puluh an warga  rata-rata kami yang kesini ini pelanggan PLN yang migrasi dari pascabayar ke prabayar. Tapi gak dilayani  malah disuruh telpon 123, sampai sekarang belum ada respon,” ungkapnya Ferindo yang diamini Apri pelanggan lainnya. (Wanda)

 

Facebook Comments