Beranda Daerah Lampung Pesisir Barat

Begini Klarifikasi Bupati Agus Istiqlal Soal Isu Dirinya Robek Proposal Pemilihan Putri Hijab

252
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Bupati Agus Istiqlal saat menyampaikan bantahannya kepada awak media di ruang kerjanya, Senin (27/8/2018). Foto : Nova/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesisir Barat – Bupati Pesisir Barat (Pesibar) Agus Istiqlal, menanggapi terkait adanya pemberitaan di salah satu media online tentang Bupati yang tidak mendukung salah satu gelaran Audisi Pemilihan Putri Hijab tahun 2018.

Di ruang kerjanya, Agus Istiqlal mengatakan kepada awak media, bahwa pada dasarnya Pemkab Pesibar sangat mendukung apapun kegiatan masyarakat yang bertujuan baik.

“Pemkab Pesibar sangat mendukung kegiatan Audisi Pemilihan Putri Hijab itu,” ujar Agus. Senin (27/08/2018).

BACA : Pelayanan dan Fasilitas RSUD ZAPA Way Kanan Banyak Dikeluhkan Pasien

BACA : Soal Dugaan Korupsi Dana Jasa Ambulance RSUD ZAPA, Polres Way Kanan Siap Kumpulkan Bukti Penyidikan

Menurut Bupati Agus Istiqlal, yang didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Tedi Zadmiko, bahwasannya dalam proposal yang diajukan terdapat nama Wabup Erlina dan Ketua DPRD Piddinuri yang tertuang dalam proposal tersebut. Melihat susunan proposal yang dinilai kurang tepat, dirinya lantas mengarahkan untuk berkoordinasi dengan Sekkab Azhari.

“Dalam proposalnya ada nama Wabup dan Ketua DPRD Pesibar. Artinya, secara formalitas proposal kurang tepat, karenanya saya arahkan untuk berkoordinasi dengan Sekda” imbuhnya.

Terkait pemberitaan yang mengatakan dirinya merobek usulan proposal yang diusung oleh beberapa orang dari kepanitiaan itu, secara tegas dirinya membantah informasi tersebut.

BACA : Warga Tubaba Dikagetkan Dengan Minibus yang Tiba-tiba Terbakar

BACA : Jadi Spesialis Jambret, Warga Natar Masuk Sel

“Saya tidak pernah merobek proposal yang mereka bawa saat menemui saya diruangan.” bantah Agus.

Dilanjutkan Agus, proposal tersebut dinilai kurang tepat dan sebelumnya dirinya sudah mendisposisikan proposal dimaksud.

“Karena proposalnya kurang tepat dan diarahkan untuk koordinasi dengan sekkab, dan saat itu disposisi yang sudah melekat pada proposal itu saya lepas kembali dan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan disposisinya saya robek,” papar Agus.

BACA : Waduh, KPU Pesawaran Sebut Ada Caleg PDI-P ‘Bermasalah’

BACA : Cetak KIA, Disdukcapil Pesawaran Siapkan 25 Ribu Blanko

Lebih lanjut, Agus juga menjelaskan, Sekkab Azhari saat ditemui oleh para panitia yang membawa proposal tersebut, sudah memberikan arahan prosedur pengajuan yang tepat.

“Sekda mengarahkan agar proposalnya diajukan ke Dinas Pariwisata,” terang Agus.

Ditandaskannya, sebelumnya dirinya sudah beberapa kali menemui para panitia yang tengah menunggu di ruang tunggu Wabup. Dan dirinya juga sudah menanyakan tujuan mereka (para panitia).

“Beberapa kali saya tanyakan tujuan, dan mereka menegaskan untuk menemui Wabup. Namun karena pada hari tersebut Wabup tidak ada, sehingga mereka akhirnya menemui saya di ruang kerja saya,” pungkasnya. (Nova)

Facebook Comments