Beranda Daerah Lampung Pesawaran

Ini Kata Polisi Terkait Bacaleg ‘Bermasalah’ di Pesawaran

335
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Pesawaran – Terkait adanya pernyataan KPU Kabupaten Pesawaran yang menyatakan adanya salah satu Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) di Kabupaten Pesawaran yang pernah tersandung kasus hukum.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi saat dihubungi Kupastuntas.co, Senin (27/08/2018). “Iya benar kami telah merubah dan menarik SKCK sebelumnya dan diganti dengan SKCK baru, tapi tercantum catatan khusus setelah berkoordinasi Polres Tanggamus dan Pengadilan Negeri Tanjungkarang,” ungkapnya.

Polres Pesawaran juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai kejelasan tentang catatan khusus tersebut.

“Berdasarkan hasil koordinasi dengan Polres Tanggamus diketahui yang bersangkutan pernah tersandung kasus penyalahgunaan narkoba sementara hasil koordinasi dengan pengadilan negeri Tanjung karang, telah ada keputusan pengadilan negeri terkait tindak pidana korupsi yang telah diputuskan,” akunya.

BACA: Mensos Idrus Marham Akan Mundur Hanya Isu? Jawaban JK Mengejutkan

BACA: Polisi Pertimbangkan Deklarasi #2019GantiPresiden di Lampung

Menyikapi hal itu, ia pun telah meminta jajarannya untuk segera merevisi SKCK yang lama. “Kewenangan dari Polres Pesawaran hanya mencabut SKCK yang lama dan diganti dengan SKCK baru yang disertakan catatan khusus, dan untuk selanjutnya merupakan kewenangan dari KPU Pesawaran,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran Amin Udin menyebutkan adanya salah satu Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang pernah tersandung kasus hukum terkait kasus Narkoba dan Korupsi.

“Ya, memang ada salah satu berkas yaitu milik Hipni Idris yang merupakan Bacaleg dari PDI-P untuk Dapil empat (Kecamatan Punduh Pidada dan Marga Punduh) mengalami perbaikan,” ungkapnya, saat dihubungi via sambungan telepon, Senin (27/08/2018).

Menurutnya, Bacaleg tersebut ada penambahan berkas terkait kasus hukum yang pernah dialami. “Jadi memang ada lampiran baru dari yang bersangkutan, yaitu catatan khusus mengenai adanya kasus menyangkut dirinya,” ujarnya.

Ditambahkannya, dari penambahan berkas tersebut diketahui ada dua kasus hukum yang pernah menyangkut dengan Bacaleg tersebut. “Dari catatan khusus itu ada dua kasus yang pernah menimpa Bacaleg itu yaitu, kasus narkoba di Polres Tanggamus dan kasus dugaan korupsi di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang, tapi memang masih dalam upaya hukum dan sekarang masih dalam proses banding ke Pengadilan Tinggi Negeri,” tambahnya.

BACA: Pencak Silat Sumbang Emas Terbanyak di Asian Games 2018

BACA: Sekkab Lampung Timur Dorong Peningkatan Kinerja ASN

Disinggung mengenai statusnya Hipni Idris sebagai Caleg selanjutnya, ia mengaku masih akan mengonfirmasi hal itu kepada Partai Politiknya. “Terkait hal ini, kami sudah konfirmasi kepada partai PDI-P selaku partai pengusungnya, dan rencananya nantinya PDI-P Pesawaran akan melakukan klarifikasi secara tertulis, paling lambat tanggal 31 Agustus 2018,” akunya.

Terpisah, Hipni Idris saat dihubungi menyampaikan bahwa dirinya menyerahkan persoalan tersebut sepenuhnya ke partai politiknya. “Yang jelas memang KPU kemarin sudah konfirmasi ke partai, dan semua berkas sudah dilengkapi, tapi kalau mau lebih jelas silahkan konfirmasi ke partai,” tutupnya singkat. (Reza)

Facebook Comments