Beranda Daerah Lampung Tanggamus

Pemkab Harap Pantai Gigi Hiu Mendunia, Ayo Swasta Ambil Bagian!

141
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
http://www.kupastuntas.co/files/1-105.jpg
Pantai Gigi Hiu, Tanggamus. Foto: Ist/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tanggamus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus mendorong pihak swasta maupun instansi pemerintah vertikal untuk pengembangan objek wisata pantai Gigi Hiu menjadi destinasi pariwisata kembali ke alam (back to nature).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tanggamus, H. Hendra Wijaya Mega kepada Kupastuntas.co, Senin (27/08/2018) mengungkapkan, untuk mendorong perkembangan pariwisata di Kabupaten Tanggamus bukan pekerjaan mudah.

Karena itu, tentu pemerintah bersama seluruh komponen masyarakat harus benar-benar fokus melakukan berbagai cara menggenjot pembangunan pariwisata secara komprehensif, bukan sekadar kebijakan-kebijakan reaktif dan sesaat.

BACA: Pencak Silat Sumbang Emas Terbanyak di Asian Games 2018

BACA: Sekkab Lampung Timur Dorong Peningkatan Kinerja ASN

Untuk itu dibutuhkan pihak swasta untuk pengembangan parwisata, seperti Pantai Gigi Hiu. Pemkab Tanggamus tidak bisa berjuang sendiri karena sektor pariwisata adalah sektor yang melibatkan banyak stakeholder dengan angka incaran juga tidak sedikit. Oleh karena itu, investasi swasta bidang pariwisata adalah mesin penggerak yang harus digandeng secara strategis pula

“Hal terpenting untuk memajukan sektor pariwisata, adalah keterlibatan pihak swasta. Pemerintah tidak bisa sepenuhnya mengembangkan dan mengelola objek wisata karena keterbatasan anggaran yang dimilikinya, oleh karena itu dibutuhkan investasi dari swasta untuk pengelolaan satu destinasi wisata,” ujar Hendra.

Menurut Hendra, Pemkab Tanggamus memiliki obsesi Tanggamus menjadi destinasi wisata yang maju, dan untuk mewujudkan obsesi itu pemerintah terus berupaya mendatangkan investasi di sektor pariwisata. “Termasuk juga peran serta dari seluruh masyarakat dalam mempromosikannya,” katanya

Pemkab Tanggamus menurut Hendra telah melakukan berbagai upaya untuk menjadikan Pantai Gigi Hiu menjadi destinasi andalan dan mendunia.

“Kita sudah menjualnya (Pantai Gigi Hiu) sampai tingkat nasional dan Gigi Hiu masuk Dalam Tageline Asian Games 2018. Untuk investor sudah ada kunjungan ke lapangan dan tingkat wisatawan ke Kiluan menjadi referensi merek (investor) untuk terjun ke bisnis Pariwisata,” kata dia.

Persoalan mendasar dalam pengembangan pariwisata Pantai Gigi Hiu adalah lahan. “Lahan disekitar Pantai Gigi Hiu tidak ada yang mau menjual dan harga sudah mencapai 500 ribu per meter persegi,” ujar Hendra.

Untuk itu, Pemkab Tanggamus masih fokus terhadap pengembangan dua obyek andalan daerah ini, yaitu Kawasan Air Terjun Waylalaan dan Pantai Wisata Muara Indah. “Untuk gigi hiu, kita minta bantuan pemerintah pusat dan provinsi,” pungkas Hendra.

BACA: Ini Kata Polisi Terkait Bacaleg ‘Bermasalah’ di Pesawaran

BACA: Tak Kunjung Ada Perbaikan, Pasar Baru Kotaagung Kumuh

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Tanggamus, H. Rusli Shoheh mengatakan selaku wakil rakyat di parlemen pihaknya sudah banyak melakukan peran dan action dalam rangka pengembangan Pantai Gigi Hiu sebagai destinasi pariwisata baru di Tanggamus.

“Alhamdulillah degan perjuangan banyak pihak, akses jalan ke lokasi wisata yang merupakan ruas propinsi, di tahun 2017 dan 2018 ini mendapatkan dana APBD Provinsi Lampung sebesar Rp60 miliar, untuk Rigid beton jalan ruas Simpang Kiluan–Simpang Umbar. Walaupun itu belum sempurna tapi Alhamdulillah sudah mengurangi sebagian kesulitan yg selama ini menjadi Kendala yang luar biasa ke Gigi Hiu,” katanya. (Sayuti)

Facebook Comments