Beranda Bandar Lampung

Selama 2018, BNNP Lampung Tangkap 26 Tersangka dan Pengedar Narkoba

127
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/4-40.jpg
Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Tagam. Foto: Kardo/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandarlampung – Selama tahun 2018, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung telah menangkap 26 tersangka dari 9 jaringan pengedar dan Bandar Narkoba di Lampung.

Hal tersebut disampaikan Kepala BNNP Lampung, Brigjen Pol Tagam Sinaga, saat mengadakan sosialisasi Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bersama dengan Instansi Swasta, di Hotel Kurnia Perdana, Kamis (30/8/2018).

Tagam menjelaskan, ada 26 tersangka yang ditangkap, 16 mengalami luka tembak, 7 diantaranya meninggal dunia. Dari seluruh pengungkapan tersebut, diamankan barang bukti berupa 18,5 Kg sabu, dan 6.373 butir ekstasi.

“Sudah banyak tangkapan, tapi untuk mencegah angka prevalensi pengguna narkoba di Lampung, yang menempati peringkat ke 8 se Indonesia, penangkapan saja bersama Polri, tidak cukup,” ujar Tagam.

Ia mengatakan, terus berupaya melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba, dan peredarannya di Provinsi Lampung.

Baca Juga: Korban Penganiayaan di Lamteng Pertanyakan Kelanjutan Laporan 

BNNP juga perlu melakukan upaya pencegahan menurunkan angka prevalensi Pengguna dan  mendorong program pencegahan P4GN.

BNN juga telah memberikan surat edaran ke instansi swasta dan pemerintahan, berdasarkan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, Inpres nomor 12 tahun 2011 tentang pelaksanaan P4GN.

“Maka itu, seluruh instansi pemerintah diharapkan, menjalankan P4GN, yakni melakukan sosialisasi bahaya narkoba secara rutin, membentuk satgas antinarkoba, dan melaksanakan test urine secara berkala. Ini salah satu langkah nyata, supaya Lampung terus turun angka Pengguna narkoba. Kalau diratakan, sehari bisa 2kg sabu dikonsumsi masyarakat Lampung,” kata dia.

Berdasarkan paparan Tagam, hingga saat ini baru ada 6 instansi selain Kepolisian, yang rutin melaksanakan test urine maupun, menjalankan program P4GN, yakni Bea Cukai, Itera, Batalyon 7-9 AL, Dinas Perhubungan dan Ketahanan Pangan. (Oscar)

Facebook Comments