Kapal Ferry jadi Primadona Juli 2018, Ini Persentasenya
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kapal Ferry merupakan angkutan terbesar yang digunakan oleh penumpang pada Juli 2018 yaitu 41,66 persen dari transportasi yang ada.
Selanjutnya, diikuti oleh pesawat udara melalui Bandara Radin Inten II sebesar 33,21 persen, dan selanjutnya dengan moda transportasi kereta api melalui Stasiun Tanjungkarang sebesar 25,14 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum pada rilis BPS Lampung di kantornya, Senin (03/09/2018) mengatakan, dari ketiga moda transportasi tersebut, total jumlah penumpang yang berangkat pada Juli 2018 sebanyak 354.698 orang, turun sebesar 16,94 persen dibandingkan Juni 2018 yaitu sebanyak 427.022 orang.
BACA: Telah Ditemukan Vaksin untuk Atasi Jerawat
BACA: Ancam Pejabat, Wakil Wali Kota Bandarlampung Dilaporkan ke Polda
Persentase penurunan jumlah penumpang hanya terjadi pada keberangkatan penumpang yang menggunakan kapal ferry, yaitu sebesar 43,95 persen.
Sebaliknya keberangkatan penumpang yang menggunakan kereta api dan pesawat udara naik masing-masing sebesar 75,68 persen dan 4,55 persen.
Sementara itu, imbuh Yeane, jumlah penumpang moda transportasi darat, laut dan udara yang berangkat pada Juli 2018 jika dibandingkan Juli 2017 turun sebesar 20,11 persen yaitu dari 443.996 orang menjadi 354.698 orang.
"Persentase penurunan tertinggi terjadi pada alat transportasi kapal ferry sebesar 40,65 persen dan dikuti oleh transportasi pesawat udara sebesar 10,63 persen, sebaliknya penumpang yang menggunakan alat trasportasi kereta api naik sebesar 40,93 persen yaitu dari 63.273 orang menjadi 89.189 orang," ujarnya.
Angkutan barang kapal ferry yang dimuat melalui Pelabuhan Panjang pada Juli 2018 tercatat sebanyak 1.969.581 ton, naik sebesar 14,41 persen dibandingkan juni 2018 sebesar 1.721.575 ton.
BACA: Anah, 41 Anggota DPRD Ditangkap KPK, Malang Terancam Lumpuh
BACA: Pembobol Rumah Guru di Tanggamus Diringkus Polisi
Untuk barang yang dibongkar pada Juli 2018 sebanyak 486.206 ton, menga?ami kenaikan sebesar 9,82 persen dibandingkan Juni 2018 sebesar 442.741 ton.
Sedangkan barang yang dimuat pesawat udara dari Bandara Raden Inten II Provinsi Lampung pada Juli 2018 sebanyak 822.08 kg, turun sebesar 8,13 persen jika dibandingkan dengan Juni 2018 sebesar 894.743 kg.
"Perkembangan barang yang dibongkar pada Juli 2018 sebanyak 1.183.622 kg, mengalami penurunan sebesar 2,04 persen jika dibandingkan Juni 2018 yaitu sebanyak 1.208.265 kg," jelasnya. (Erik)
Berita Lainnya
-
UIN RIL - Unila Sepakati Perluas Kerja Sama di Bidang Tridarma dan Internasionalisasi
Rabu, 01 April 2026 -
UIN Raden Intan Lampung Perkuat Kemitraan Strategis dengan Itera
Rabu, 01 April 2026 -
Perkuat Sinergi Perguruan Tinggi di Lampung, Pimpinan UIN Raden Intan Lampung Kunjungi Itera dan Unila
Rabu, 01 April 2026 -
Universitas Teknokrat Indonesia Hadiri HUT Ke-62 Lampung, Tegaskan Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
Rabu, 01 April 2026








