Beranda Daerah Lampung Lampung Utara

Pengembangan Obyek Wisata, Disporapar Lampung Utara Tunggu Ripparda

179
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kasi Destinasi Wisata Apridayani dan Aryati selaku Kasi Pengembangan Pariwisata Aryati, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Lampung Utara saat ditemui di kantornya, Senin (03/9/2018). Foto : Sarnubi/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Utara – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Lampung Utara dalam upaya melakukan pengembangan terhadap obyek-obyek wisata, kini tengah menggodok Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (Ripparda).

Kepala Dinas Disporapar Lampung Utara Ilham Akbar mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap obyek wisata yang ada di Kabupaten setempat sekaligus mengkoordinasikan untuk realisasi Ripparda guna melancarkan upaya pengembangan terhadap sektor pariwisata.

“Kita sedang melakukan pendataan terhadap obyek wisata yang ada seperti pada arum jeram yang ada di Desa Sri Bandung, Kecamatan Abung Tengah, air terjun Way Klawas, di Daerah Pekurun Barat. Selain itu kita tengah menggodok Ripparda untuk upaya kelancarannya,” kata Ilham Akbar, di kantornya, Senin (03/9/2018).

Dijelaskan Apridayani selaku Kasi Destinasi Wisata dan Aryati selaku Kasi Pengembangan Pariwisata mendampingi Saloma Kabid Sarana dan Prasarana Dispora Lampung Utara, bahwa obyek-obyek wisata di Kabupaten Lampung Utara terbilang banyak namun belum tersentuh dengan baik karena terkendala anggaran.

“Potensi wisata kita itu banyak, karena belum tersentuh, jadi belum banyak yang tau,” kata Apridayani.

Langkah-langkah Dispora kedepan, lanjutnya, akan mengadakan kegiatan yang fokus kepada pariwisata untuk mempromosikan obyek wisata yang ada.

Karena menurutnya, salah satu upaya dalam perencanaan pihaknya kedepan akan melakukan rehab atau bantuan mengadakan alat pendukung pada obyek wisata yang ada, namun saat ini pihaknya tengah melakukan penggodokan terhadap Ripparda untuk kelancaran semua rencana tersebut.

“Rencana kita banyak setelah Ripparda itu ada, dari rencana pengajuan perbaikan sampai pada bantuan alat pendukung di lokasi wisatanya seperti bantuan perosotan atau ayunan dan mengadakan sarana prasarana lainnya,” lanjutnya. (Sarnubi)

Facebook Comments