Beranda Bandar Lampung

BPBD Ingatkan Bangunan Tinggi Punya Alat Proteksi Kebakaran

716
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Petugas Damkar BPBD Kota Bandar Lampung usai memadamkan kebakaran yang terjadi di Novotel. Foto: Kardo

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung berharap kepada hotel maupun gedung tinggi di Bandar Lampung agar mempunyai alat proteksi kebakaran.

Kabid Kesiapsiagaan BPBD Bandar Lampung, M Rizky mengatakan,pihaknya mengapresiasi langkah cepat hotel Novotel dalam menanggulangi kebakaran yang berada di lantai 8.

Diketaui, akibat towel warmer atau penghangat handuk yang rusak, lantai 8 hotel Novotel terbakar. Akibatnya, asap putih membubung di hotel berbintang di Jalan Gatot Subroto ini, Senin (3/9/2018) pukul 09.50 WIB.

“Proteksi pemadam di Hotel Novotel berfungsi dengan baik, sehingga api bisa dengan mudah dipadamkan,” kata Rizky saat di lokasi kejadian.

Memang selama ini, BPBD tidak ada mobil pemadam khusus untuk gedung bertingkat, sehingga pihaknya mengandalkan hotel dan perkantoran harus mempunyai alat proteksi kebakaran.

“Selama ini juga kan jika menerbitkan izin usaha, harus memiliki rekomendasi proteksi kebakaran, sehingga pihak hotel sudah tersedia alat pemadam kebakaran tersebut,” ucapnya.

Terkait peristiwa kebakaran di Novotel, ia menjelaskan, yang terbakar sebenarnya hanyalah alat pengering towel di pantry lantai delapan.

Sedangkan asap hitam tebal yang mengepul bukanlah karena ada kebakaran hebat. Melainkan karena towel yang terbakar tadi disiram sehingga mengeluarkan asap hitam tebal.

“Apinya tidak ada, dan proteksi pemadam di Hotel Novotel berfungsi dengan baik,” kata dia.

Dia memastikan tidak ada kerugian yang berarti akibat peristiwa itu karena tidak ada yang terbakar kecuali towel tersebut.

“Kerugian sepertinya bisa dibilang tidak ada. Hanya towel dan alat pengeringnya saja yang rusak,” ujarnya.

Koordinator Manager Hotel Novotel Lampung, Ronald, membenarkan insiden kebakaran tersebut.

Menurutnya, kebakaran itu berawal saat towel di pantry yang mengalami korsleting. Pegawai hotel langsung menyiramkan air, hingga menimbulkan kepulan asap.

“Selang beberapa menit, tim petugas pemadam kebakaran BPBD tiba di lokasi. Kami meminta maaf atas kejadian ini yang membuat tidak nyaman tamu dan pengunjung Novotel.  Insiden ini akan membuat kami lebih teliti lagi agar kejadian tidak terulang,” tandasnya. (Kardo/Wanda)

 Berita Terkait: Towel Warmer Rusak, Lantai 8 Novotel “Ngebul”

Facebook Comments