Beranda Bandar Lampung

Tingkatkan Pelayanan, Pemkot Bandar Lampung Terapkan Sibadakjasa

1319
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Sekda Bandar Lampung Badri Tamam memberikan sambutan penyampaian laporan evaluasi dan kegiatan Sistem Basis Data Kependudukan Jaminan Kesehatan Bandar Lampung di gedung Semergou, Pemkot Bandar Lampung, Senin (3/9/2018).Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandarlampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menerapkan Sistem Basis Data Kependudukan Jaminan Kesehatan (Sibadakjasa).

Hal ini dilakukan agar meningkatkan pelayanan dalam bidang kesehatan,dan memaksimalkan pelayanan prima yang cepat, tepat, dan akurat.

Diketahui, Sibadakjasa merupakan program sistem aplikasi berbasis teknologi informasi yang dapat diakses secara online. Dengan menggunakan data kependudukan yang terdaftar di Disdukcapil (NIK), masyarakat dapat dengan mudah mengakses program pelayanan kesehatan gratis Kota Bandar Lampung.

Sekertaris Kota (Sekkot) Bandar Lampung, Badri Tamam mengatakan, dengan adanya sistem Sibadakjasa ini, masyarakat tentu dapat dengan mudah mendapatkan pelayanan kesehatan di Bandar Lampung.

“Jadi sistem ini sudah menggunakan database Dinas Kependudukan. Tinggal diklik saja nomer data penduduknya sudah ketahuan,” ujar Badri Tamam saat ditemui usai Forum Group Discussion Sibadakjasa di Gedung Semergou Pemkot setempat, Senin (3/9/2018).

Kepala Badan Perencanaaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bandar Lampung, Khaidar Mansyah menjelaskan, Sibadakjasa merupakan sistem inovasi yang dibuat oleh Bappeda untuk memastikan pelayanan kesehatan gratis  diterima oleh masyarakat Kota Tapis Berseri saja.

Sibadakjasa terkoneksi dengan data Disdukcapil, datanya masuk dalam aplikasi yang sudah ada di Puskesmas Jalan, Puskesmas Rawat Inap, Puskesmas Pembantu, serta 12 rumah sakit swasta dan rumah sakit pemerintah.

“Kalau berobat dengan BPJS, maka dengan aplikasi BPJS. Bila berobat dengan Jamkeskot, maka akan dilayani dengan aplikasi Jamkeskot. Sehingga sistem ini untuk memastikan pelayanan dan anggaran hanya diberikan untuk masyarakat Kota Bandar Lampung. Pasien dari luar Bandar Lampung tetap akan dilayani, tetapi harus bayar langsung,” terangnya.(Farhan)

Facebook Comments