Tolak Sertifikasi Tanah Lapangan, Ribuan Warga Way Dadi Gelar Unjuk Rasa
Kupastuntas.co, Bandarlampung – Sebanyak 3000 warga Kelurahan Way Dadi, Way Dadi Baru, dan Korpri Jaya, Kecamatan Sukarame telah bersiap di lapangan Way Dadi untuk melangsungkan aksi tolak sertifikasi tanah lapangan Way Dadi sebagai aset Pemkot Bandarlampung, Selasa (4/9/2018).
Hal ini disampaikan oleh salah satu koordinator lapangan, Sujiran. Ia mengungkapkan, ribuan warga dari Kelurahan Way Dadi, Way Dadi Baru, dan Korpri Jaya, Kecamatan Sukarame akan bergabung dalam aksi yang dimulai pukul 13.00 WIB.
"Kemarin (Senin, 3/9/2018), kita koordinasi dan izin dengan Polres setempat bahwa sebanyak 3000 orang akan menggelar aksi pada hari ini (Selasa 4/9/2018), mulai jam 1 siang," ujarnya.
Sujiran melanjutkan, aksi ini adalah yang ketiga kalinya setelah sebelumnya mereka juga telah melancarkan aksi serupa di Kantor Kelurahan Way Dadi.
"Pekan lalu di Kantor Lurah Way Dadi, sekitar 200 orang. Kita sampaikan tuntutan yang sama," sambung Sujiran.
Dalam aksi ini, warga menuntut supaya pihak Pemkot setempat mengembalikan sertifikasi tanah lapangan Way Dadi sebagai milik masyarakat. Mereka menyayangkan sikap pemerintah yang telah sepihak mengambil alih lapangan Way Dadi sebagai aset Pemkot setempat.
Dikabarkan Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan akan hadir dalam aksi ini. (Farhan)
Berita Lainnya
-
Proses Eksekusi Rumah di Sukarame Sempat Ricuh
Kamis, 23 April 2026 -
Baru 4 Bulan Usai Diresmikan, Sejumlah Area Embung Kemiling Butuh Perbaikan
Kamis, 23 April 2026 -
Polemik Buruh Pelabuhan Panjang Memanas, TKBM Siap 'Buka Data' ke Disnaker Lampung
Kamis, 23 April 2026 -
Dari Sisa Gaji ke Tanah Suci, Kisah Polisi Bandar Lampung Menjemput Panggilan Ilahi
Kamis, 23 April 2026








