Beranda Politik

2 Bacaleg di Bawah Umur Resmi Mengundurkan Diri

248
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/16-8.jpg
Pileg 2019

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Dua Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Bandar Lampung yang terindikasi memalsukan umur dipastikan tidak ikut serta dalam Pileg 2019 mendatang.

Pasalnya, Bacaleg dari Hanura, Yeheskiel Tondi Butar-Butar mengundurkan diri dari Partai, sedangkan Bacaleg dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bandar Lampung Theresia Nila Alfiana diganti oleh Nilla Sagita yang masih sebagai kader Partai.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandar Lampung Fauzi Heri. Ia mengungkapkan, KPU telah memanggil Partai Hanura untuk mengklarifikasi terkait Bacalegnya yang diduga melakukan pemalsuan umur.

Baca Juga: Lagi, Polda Lampung OTT Oknum Pungli

“Setelah kita melakukan klarifikasi dengan Partai, dan akhirnya dia mengundurkan diri. Melalui Partai Hanura mengirimkan surat pengunduran diri tersebut Selasa (4/9/2018) kemarin. Tapi, meskipun sudah mengundurkan diri, partai tidak dapat melakukan pergantian. Karena kalau Caleg laki-laki yang mundur tidak dapat diganti,” ungkapnya, Rabu (5/9/2018).

Sementara terkait caleg PDIP, Theresia Nila Alfiana, Fauzi mengaku Caleg tersebut sudah mengajukan pengunduran diri per tanggal 10 Agustus 2018. Saat Pleno KPU Bandar Lampung.

“PDIP ini kasusnya agak beda, karena surat pengunduran diri yang disampaikan ke Partainya per tanggal 10 Agustus. Untuk  pengganti Theresia itu Nilla Sagita,” tambahnya.

Baca Juga: Begini Kronologi OTT Oknum Pungli oleh Polda Lampung

Fauzi juga menerangkan, hal tersebut juga terjadi pada Caleg PPP yang mengundurkan diri pada waktu Pleno DCS. Namun tidak dapat diproses karena tidak melalui Partai.

Fauzi juga menambahkan,  KPU sendiri memiliki dasar dalam penetapan DCS, khususnya dalam usia, pihaknya melihat dari KTP-el yang menjadi syarat pencalonan, apabila tertera bahwa umur caleg tersebut sudah masuk usia minimal 21 tahun maka KPU akan meluluskannya.

“Namun ternyata partai menemukan hal lainnya. Makanya akhirnya ada pengunduran diri tersebut,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi terkait pengunduran diri tersebut, pengurus PDIP Bandar Lampung, Nu’man Abdi mengungkapkan, PDIP telah menggantikan Theresia.

Baca Juga: Bapak dan Anak Beserta Oknum Camat Kotabumi Ditangkap Saat Asik Nyabu

“Kami sudah mengajukan penggantian. Kalau masih belum diproses kami tidak tahu,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC Partai Hanura Bandar Lampung, Agusta Arie Wibowo membenarkan, dengan adanya pengunduran diri yang disampaikan pihaknya ke KPU Bandar Lampung.

“Iya kami telah menyarankan pengunduran diri terhadap Yeheskiel kemarin. karena kita saat ini lebih berkonsentrasi pada 23 September nanti saat mulai program kampanye,” ungkapanya.

Terpisah, Ketua Bawaslu Bandar Lampung, Candrawansah mengatakan,  meskipun terkait pelanggaran administrasi sudah selesai, tetapi untuk  pidana Pemilu tetap berjalan dan akan dibahas bersama sentra Gakkumdu.

Chandra juga mengungkapkan, sejauh ini pihaknya akan melakukan pembuktian atau keabsahan dari dokumen yang dimiliki oleh Bawaslu Bandar Lampung.

“Sebelumnya kami mendapatkan masukan untuk melakukan pembuktian pada dokumen yang kami miliki agar bisa memperjelas terkait dugaan pemalsuan dokumen ini,” ungkapnya. (Sule)

Facebook Comments