Peminat Tenis VS Badminton, Ini Kata Kadispora Bandarlampung
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Menanggapi kurang digemarinya olahraga tenis lapangan bila dibandingkan dengan badminton, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandarlampung, Ariyawan menjelaskan, bahwa sebenarnya olahraga tenis lapangan tidak kalah dibandingkan badminton.
Menurutnya, olahraga tenis lapangan lebih sedikit penggemarnya bila dibandingkan dengan badminton, adalah karena untuk memainkan olahraga ini harus di lapangan khusus.
Sedangkan bulu tangkis, di mana pun, tanpa lapangan pun, bisa dimainkan. Itulah yang yang membedakan kedua olahraga yang sama-sama menggunakan raket ini.
BACA: Pilperarin 2018 di Pesibar, TNI-Polri Atur Perencanaan
BACA: Pelemahan Rupiah, Menteri ESDM Imbau Sektor Energi Pakai Produk Lokal
BACA: Tua-Tua Keladi, Prajurit Yonif 9 Marinir Juara 1 Tamtama Teladan 2018
"Kalau tenis lapangan kan harus lapangan khusus, sama dengan tenis meja, tidak bisa sembarang meja. Tidak seperti bulu tangkis (badminton) yang kalau pegang raket, di manapun bisa main," ujar Ariyawan saat diwawancarai di tengah kesibukannya memantau jalannya pertandingan Wali Kota Cup IV di Tenis Indoor Pahoman, Kamis (06/09/2018).
BACA: Ini Upaya TNI-Polri Antisipasi Bencana Alam di Pesisir Barat
BACA: Bacaleg di Bandarlampung Diduga Palsukan Umur, Proses Hukumnya Diberhentikan?
Ia melanjutkan, olahraga tenis lapangan di Bandarlampung sendiri sebenarnya memiliki banyak peminat. Tetapi karena tidak banyaknya lapangan tenis yang tersedia di sini, itulah yang menyebabkan pemain maupun penggemar olahraga tenis lapangan ini jarang terlihat, dan seolah-olah olahraga ini kurang diminati.
"Banyak peminatnya di sini, hanya jarang terlihat. Terbukti dari 13 tim yang ikut kejuaraan Wali Kota Cup IV ini dan ramainya yang hadir kemarin saat pembukaan," terang Ariyawan. (Farhan)
Berita Lainnya
-
Cetak Sawah Rakyat Perkuat Kesejahteraan Petani dan Produksi Pangan, Petani Papua: Pemerintah Bantu Kami Kelola Lahan Sendiri
Selasa, 30 Juni 2026 -
Pemprov Lampung Buka Peluang Kuliah Sambil Kerja di Korea Selatan bagi Lulusan SMA
Selasa, 30 Juni 2026 -
Tekan Angka Putus Sekolah, Empat SMA Negeri di Lampung Jadi Induk Program Pembelajaran Jarak Jauh
Selasa, 30 Juni 2026 -
Suntikan Dana Rp 20 Triliun Tertunda, BPJS Kesehatan Terancam Gagal Bayar
Selasa, 30 Juni 2026








