Beranda Daerah Lampung Tanggamus

Jalan Ulubelu Rusak Parah, Warga Minta Pemrov dan Pemkab Segera Perbaiki

184
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
http://www.kupastuntas.co/files/9-73.jpg
Hancurnya kondisi ruas jalan provinsi di Kecamatan Ulubelu, Kabulaten Tanggamus membuat antrean panjang kendaraan, karena jalan sulit dilewati, Minggu (09/09/2018). Foto: Sayuti/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tanggamus – Sepanjang lebih kurang 50 kilometer ruas jalan provinsi di Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, rusak parah. Warga minta pemerintah segera memperbaikinya.

Kepala Pekon Ngarip, Suratno mengatakan, warga sudah sangat lama mengharapkan adanya perbaikan jalan mulai dari Pekon Sirnagalih (perbatasan dengan Kabupaten Lampung Barat) sampai Gunungmegang (perbatasan Kecamatan Pulaupanggung, Tanggamus).

Hal itu, katanya, demi mempermudah warga untuk menuju ke kota, terutama untuk menjual hasil perkebunan seperti kopi dan kakao.

BACA: Giatkan Budaya Baca, Bupati Lampung Timur Terima Nugra Jasadarma Pustaloka

BACA: Nanang Ermanto Bantu Salurkan Pasokan Air Bersih ke Desa Klawi Bakauheni

“Kami mohon kepada Pemprov Lampung, ini jalan milik provinsi, bapak, ibu. Tolong dibangun, kami juga mendambakan mobilitas kami lancar seperti saudara kami di bawah. Selama ini kami berkutat soal infrastruktur jalan yang hancur. Ekonomi kami juga hancur, karena ongkos mahal dan hasil bumi sulit dipasarkan,” katanya.

Menurut Suratno, jika tidak segera diperbaiki, warga khawatir jalan ini tidak bisa dialui kendaraan biasa, tetapi harus menggunakan mobil khusus dobel garden, seperti yang dialami beberapa tahun lalu.

“Padahal jalan ini adalah pendukung perekonomian masyarakat setempat, karena tidak ada jalan alternatif,” tegasnya.

Kondisi jalan yang hancur ini sangat menyulitkan warga setempat dalam melakukan aktivitas ekonomi, terutama dalam memasarkan hasil kebunnya seperti yang dikatakan Mardian (45), warga Pekon Ulusemoung, Kecamatan Ulubelu.

“Kami kesulitan untuk menjual hasil panen kami ke luar akibat jalan rusak cukup parah. Kalau dipaksakan, kami harus mengeluarkan ongkos angkut lebih banyak Kami berharap pemerintah menaruh perhatian atas kondisi ini dengan segera memperbaiki jalan ini,” harapnya.

Hal senada juga diungkapkan Ramin (45), warga Pekon Sirnagalih. Menurutnya, dengan jalan yang berlumpur membuat harga sembako di Ulubelu menjadi naik. Ini karena mobil yang biasanya membawa kebutuhan sembako tidak bisa masuk ke desa mereka.

“Selama berpuluh tahun, sebagian warga Ulubelu menjual hasil bumi dan belanja kebutuhan, termasuk beli elektronik, beli kendaraan, lebih banyak ke Kecamatan Sumberjaya (Kabupaten Lampung Barat), melalui jalan khusus di kawasan hutan lindung,” kata dia.

BACA: Jadwal Nations League Eropa: Prancis vs Belanda, Portugal vs Italia

BACA: Jalan Ulubelu Tanggamus Hancur, Ganggu Perekonomian Warga

Warga Ulubelu berharap, Pemkab Tanggamus dan Pemprov Lampung segara memperbaiki jalan poros yang penuh lumpur itu. Mereka berharap, pemerintah harus menghentikan aktivitas sepeda motor dan mobil yang melintas di Ulubelu menggunakan rantai.

“Setiap kendaraan baik sepada motor maupun mobil yang melintas di jalan itu bannya diikat dengan rantai. Pengikatan rantai itu agar kendaraan bisa melintas di jalan yang penuh lumpur. Akibatnya, jalan pun rusak. Jalan yang lumpur itu ketebalannya bisa mencapai 50 sentimeter. Belum lagi mobil besar proyek panas bumi yang juga merusak jalan,” kata Toto, warga lainnya. (Sayuti)

Facebook Comments