• Sabtu, 07 Desember 2019

Mengenali Gejala Krisis Ekonomi

Minggu, 09 September 2018 - 14.35 WIB - 0

Penulis

Kupastuntas

Kupastuntas.co, Jakarta - Kondisi ekonomi beberapa negara berkembang, termasuk Indonesia sedang bergejolak. Di Indonesia, nilai tukar rupiah dan IHSG belakangan anjlok tajam. Ada yang khawatir, Indonesia akan terseret dalam krisis ekonomi.

Lalu, bagaimana definisi krisis ekonomi? Krisis ekonomi adalah keadaan yang mengacu pada penurunan kondisi ekonomi drastis yang terjadi di sebuah negara.

Kondisi ini dipengaruhi oleh fundamental ekonomi yang rapuh antara lain tercermin dari laju inflasi yang tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang macet, beban utang luar negeri yang melimpah dan melebihi kemampuan bayar, investasi yang tak efisien, serta defisit neraca pembayaran yang besar dan tak terkontrol.

Biasanya, krisis ekonomi didahului dengan penurunan kemampuan belanja pemerintah, jumlah pengangguran melebihi 50 persen dari jumlah tenaga kerja, penurunan kemampuan konsumsi, kenaikan harga pokok yang takterbendung, penurunan pertumbuhan ekonomi yang drastis dan tajam, serta penurunan nilai tukar mata uang yang tajam dan tak terkontrol.

Akibat dari krisis ekonomi adalah PHK besar-besaran, angka pengangguran naik, pemerintah kesulitan membiayai belanja, dan harga kebutuhan naik tajam. (Cnn)

  • Editor : Mita Wijayanti