Ini Pemilik Mobil Terbakar di Tugu Payanmas Kotabumi
Kupastuntas.co, Lampung Utara – Satu unit kendaraan minibus espas dengan nomor polisi B 2788 QP yang terbakar di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara (ARPN) dekat Tugu Payanmas Kotabumi rupanya milik Sapril (41) warga Desa Bandar Putih, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara.
Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana, melalui Kasat Lantas AKP M. Yani, mengatakan tidak lama dari peristiwa yang menghebohkan warga kotabumi, tepatnya di daerah Tugu Payanmas Kotabumi atas kejadian terbakarnya satu unit mobil minimus bernomor polisi B 2788 QP itu polisi dapat mengetahui sang pemilik kendaraan.
Berita Terkait: Polisi Masih Dalami Penyebab Kebakaran Mobil di Tugu Payanmas Kotabumi
"Kejadian itu diketahui anggota yang tengah melaksanakan giat penjagaan di Pos Lantas Tugu Payanmas dengan monitoring arus lalu lintas dan penindakan terhadap pengendara yang melanggar aturan lalu lintas," kata AKP M Yani, Rabu (12/9/2018).
Setelah anggota mengetahui kejadian itu, lanjut Kasat Lantas Polres Lampung Utara itu jajarannya langsung mengamankan lokasi.
Dikatakannya, anggota Satuan Lalulintas yang bertugas di wilayah Jalan Alamsyah RPN, Jalan Sukarno Hatta, Jalan Jenderal Sudirman dan Pasar Dekon Kotabumi tersebut Aiptu Amran Jaya, Bripka Andrius, Bripka Afrizal, dan Bripka Ferry Arisandi.
Baca Juga: Pemkot Metro Bantu Korban Gempa Lombok
Setelah mengamankan lokasi kebakaran mobil, lanjut Kasat, anggotanya langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran dan membantu petugas damkar memadamkan api.
Dugaan sementara terbakarnya mobil minibus tersebut karena ada korsleting pada kabel mobil. (Sarnubi)
Berita Lainnya
-
Terima Tim Safari Ramadan Pemprov Lampung, Bupati Hamartoni Harapkan Lampung Utara Setara dan Makin Maju
Rabu, 04 Maret 2026 -
Tiga Motor Raib di Parkiran RS Lampung Utara, Polisi Tangkap Dua Pelaku
Kamis, 12 Februari 2026 -
3.590 Peserta Semarakkan Pawai Songsong Ramadhan 1447 H, Wujud Syiar dan Pembinaan Karakter Pelajar
Kamis, 12 Februari 2026 -
Banjir Rendam 115 Rumah di Lampung Utara, Tiga Kecamatan Terdampak
Minggu, 18 Januari 2026









