Beranda Bandar Lampung

Pelaku Penembakan di TBS Diduga Alami Gangguan Jiwa

145
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Peristiwa penembakan terhadap dua orang warga Teluk Betung Selatan, Riki (40) dan Maryani Purba (63) terjadi pagi ini, Rabu (12/09/2018). Pelaku penembakan, Robert, diduga mengalami gangguan jiwa dan sedang menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Jiwa.

Hal ini diungkapkan oleh keluarga korban luka tembak di dada, Riki. Saudara sepupu Riki, Omen mengatakan bahwa Robert memang mengantongi kartu kuning (kartu tanda pasien RSJ) dan Robert sebenarnya masih menjalani perawatan rehabilitasi di Rumah Sakit Jiwa.

“Dia (Robert) mah bebas mau ngapain aja, orang punya kartu kuning, masuk penjara juga keluar lagi, wajar namanya juga orang gila. Kalo bawa motor pasti di joknya ada piso garpu,” katanya kepada Kupastuntas.co, Selasa (12/09/2018).

BACA: Tim Metro Bawa Pulang Piala Bergilir Walikota Cup IV 2018

BACA: Rupiah Melemah, Pabrikan Farmasi Galau, Kemungkinan Ini yang Akan Terjadi?

Omen juga mengatakan, seharusnya Robert ini tidak dibiarkan berkeliaran bebas, karena perilakunya sudah seringkali meresahkan.

Kakak kandung Riki, Sahri, pun turut mengungkapkan hal yang sama. Bahkan Ibu Robert pernah mengatakan kepada para tetangga, kalau Robert berbuat ulah seperti memecahkan kaca dll. tolong dimaklumi, nanti kerugian akan diganti.

“Tolong anak saya jangan diapa-apain, nanti saya ganti,” ucap Sahri menirukan perkataan Ibu Robert.

“Robert ini disayang banget sama ibunya, mau apa-apa selalu diturutin,” lanjutnya.

BACA: Ternyata, Gula Juga Tersembunyi di Menu Diet dan Sehat

BACA: Wabup Lamteng Ajak Masyarakat Tak Tergantung pada Beras

Ia juga mengungkapkan bahwa Riki dan Robert berteman sejak SD. Tujuan Robert ke rumah Riki pagi ini pun, lanjut Sahri, mungkin sekadar ingin main. Tetapi malah terjadi peristiwa penembakan.

“Kita sebenernya emosi denger adek kena tembak. Tapi ya gimana, namanya juga kurang sekilo (keterbelakangan mental, red),” tandasnya.

Sahri melanjutkan, nanti malam pihaknya akan menemui keluarga Robert untuk menyelesaikan masalah ini. (Farhan)

Facebook Comments