Geger! Warga Pekon Air Kubang Tanggamus Temukan Bayi Laki-laki di Halaman Rumah
Kupastuntas.co, Tanggamus – Warga RT 2 Dusun Margahayu, Pekon Air Kubang, Kecamatan Airnaningan, Kabupaten Tanggamus dikejutkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki di halaman salah satu rumah warga, Jumat (21/9/2018) pagi.
Tali pusar dan plasenta masih ditemukan melekat pada tubuh bayi saat pertama kali ditemukan warga. Bayi laki-laki itu diletakkan di halaman rumah Winarasih (29), warga RT 2 Dusun Margahayu, Pekon Air Kubang, Kecamatan Airnaningan, Kabupaten Tanggamus, sekitar pukul 04.30 WIB.
Bayi dengan berat 2,8 Kg dan panjang 49 centimeter ditemukan pertama kali oleh Meli Setyawati (30) terbungkus kain sarung dalam keadaan basah terkena darah.
Diduga bayi tersebut belum lama di lahirkan karena masih terdapat tali pusar serta plasenta yang menempel di perut bayi," kata Kapolsek Pulaupanggung, AKP Budi Harto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, Jumat (21/9/2018) sore.
Dikatakan Budi, atas penemuan tersebut kemudian bayi dibawa kerumah Meli, setelah dimandikan dan dibersihkan kemudian dikenakan pakaian bedong. Sekitar pukul 08.00 Wib, bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Airnaningan oleh bidan desa, Alief Maimunah, di dampingi Bhabinkamtibmas, Bripka Galih Tri Prabowo, untuk dilakukan penanganan medis lebih lanjut.
"Sampai dengan saat ini kondisi bayi dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, dan masih dalam pengawasan medis di Puskesmas Rawat Inap Airnaningan," katanya.
Atas penemuan tersebut, Polsek Pulau Panggung telah melakukan penyelidikan guna mengetahui ibu si bayi.
Sementara berdasarkan keterangan saksi Meli Setyawati, dia mengetahui bayi tersebut saat hendak mengambil batang serai di pinggir rumah Winarsih.
"Sebelum mencabut serai, tiba-tiba saya dikejutkan suara seperti anak kucing kemudian setelah mencari-cari suara tersebut, saya sangat terkejut karena sumber suara dari seorang bayi laki-laki tergeletak di halaman rumah Winarsih," kata saksi yang dalam keterangannya. (Sayuti)
Berita Lainnya
-
Tol Trans Sumatera Dikeluhkan: Mahal, Bergelombang, dan Minim Penerangan
Minggu, 11 Januari 2026 -
Akses ke Kompleks Pemkab Tanggamus Ditutup: Warga Turun Tangan Perbaiki Jalan Sendiri
Minggu, 04 Januari 2026 -
Wisata Tanggamus Berulang Makan Korban: 2 Anak Tewas di Way Lalaan dan Remaja Nyaris Tenggelam di Pantai Cuku Batu
Jumat, 02 Januari 2026 -
Jembatan Gantung Garuda Resmi Difungsikan, Warga Pekon Umbar Tanggamus Tak Lagi Terisolasi
Selasa, 30 Desember 2025









