Beranda Politik

Demokrat Lampung Minta Seluruh Caleg Pahami dan Ikuti Aturan Kampanye

108
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Sekretaris DPD Demokrat Lampung, Fajrun Najah Ahmad/  Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Partai Demokrat Lampung meminta seluruh Calon Legeslatif (Caleg) memahami, dan menguasai aturan main kampanye Pemilu 2019.

Hal tersebut disampaikan, Sekretaris DPD Demokrat Lampung, Fajrun Najah Ahmad mewakili ketua DPD Demokrat Lampung, Muhammad Ridho Ficardo, saat memberikan pengarahan dengan seluruh Caleg DPRD Provinsi Lampung, di kantor DPD PD Lampung, Minggu (23/9/2018).

“Pahami dan kuasai aturan main Pemilu 2019, sehingga tidak melanggar aturan yang dibuat oleh penyelenggara Pemilu,” ujarnya.

Fajrum menyampaikan, satu persatu aturan kampanye Pemilu 2019, mulai dari aturan pemasangan atribut Pemilu, pertemuan terbatas, pelaporan dana kampanye, termasuk sosialisasi melalui media sosial.

Baca Juga: Demokrat Ultah ke 17 Tahun , SBY: Bantu Atasi Kesulitan Rakyat

Ia juga kembali mengingatkan, agar seluruh aturan tersebut diikuti oleh seluruh Caleg Partai Demokrat.

“Kita ingin memenangkan Pemilu 2019 dengan cara-cara yang bermartabat, sesuai dengan aturan main yang ada,” tandasnya.

Misalnya, terkait aturan pemberian kepada tim sukses atau masyarakat. Caleg dilarang memberikan uang atau dana transportasi bagi warga atau tim sukses. Yang boleh adalah memberikan dalam bentuk barang senilai maksimal Rp 60 ribu.

Lalu, dalam mengumpulkan tim atau warga lebih dari 10 orang, inipun harus dilaporkan dengan panwas dan Polsek di mana pertemuan tersebut dilakukan.

“Pemasangan alat peraga juga ada aturan dan ukurannya, tidak asal pasang,” tandasnya.

Baca Juga: Beri Bantuan, Satlantas Polres Pesawaran Kunjungi Pensiunan Polri

Pesan lain yang disampaikan oleh Ketua Ridho Ficardo, ujar Fajrun, para Caleg Demokrat diminta melakukan koordinasi, komunikasi, dan kerjasama yang baik di masing-masing daerah pemilihan.

“Peroleh suara partai Demokrat pada Pileg 2019 harus naik dari Pemilu 2014,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono mengatakan, kampanye itu sebenarnya ekspresi diri dari masyarakat, namun jangan sampai ada politisasi sara, hoaks, dan politik uang, karena di Lampung sudah terkenal terhadap adanya politik uang.

“Nah hal itu harus diilangin semua. Supaya tiga isu itu tidak menjadi bagian dari kita. Saya harapkan Parpol dan Caleg tidak melakukan hal ini. Karena kita hanya menduduki kursi calon legislatif jadi tidak perlu melakukan hal tersebut, kita bikin pemilu 2019 yang riang dan gembira,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemkot Bandar Lampung Siap Pecat Tiga ASN Terlibat Korupsi

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung, Fatikahtul Khoiriyah mengungkapkan di hari pertama kampanye, pihaknya mengajak semua peserta pemilu untuk menciptakan kampanye damai, sehingga bisa menjaga kondisi dan juga melaksanakan peraturan kampanye yang sesuai.

“Jadi tidak hanya penyelenggara, tetapi semua peserta pemilu juga harus bisa menciptakan kondisi pemilu yang bersih dan damai, sehingga pemilu mendatang dapat berlangsung dengan tertib dan kondusif,” ungkanya.(Dhs/Sule)

Baca Juga: Bawaslu – KPU Tubaba Bahas Zona Larangan Kampanye dan APK

Facebook Comments