Beranda Bandar Lampung

Jalur KA Teginenang-Tarahan Masuk Tahap Uji Amdal

729
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/5-19.jpg
Kereta Api. Foto: Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Rencana pembangunan jalur kereta api (KA) shortcut Tegineneng-Tarahan sepanjang 42 km tahun ini memasuki tahap studi analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) oleh Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Plt. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Taufik Hidayat berharap studi Amdal ini dapat segera diselesaikan, sehingga awal tahun 2019 pembebasan lahan sudah bisa dimulai.

“Sampai sekarang masih desain, masih perlu penyempurnaan dari perencanaan tahun lalu. Pembebasan lahan sudah dikonsultasikan ke publik, maka kita berharap tahun depan sudah masuk dalam program Kementerian Perhubungan,” ujar Taufik, pada rakor percepatan pembangunan jalur KA Tegineneng-Tarahan, di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Jumat (21/9).

Kabid Pengembangan Transportasi, Dinas Perhubungan Provinsi, Samsul Rizal mengatakan, rencana pembangunan shortcut Tegineneng-Tarahan ini mendapat respon baik dari masyarakat di sekitar pembangunan rel. Sebab menurutnya pembangunan ini demi kepentingan bersama dan perlu mendapat dukungan.

“Mungkin ada pendalaman lagi seperti FGD dan masyarakat sekitaran rencana pembangunan rel diundang semua karena uji publik baru pertama kali dilakukan,” katanya.

Dikatakannya, dengan terbangunnya jalur KA Tegineneng-Tarahan akan berdampak baik pada laju transportasi di perkotaan, khususnya untuk Kereta Api Babaranjang.

“Kalau bisa secepatnya jalur KA ini terbangun, karena sudah terlalu jenuh dari dampak jalur kereta api di kota tiap hari babaranjang sampai 6 trip,” katanya.

Untuk diketahui, pembangunan jalur KA Tegineneng-Tarahan terbagi dalam 4 segmen. Segmen 1 berada pada Stasiun Tegineneng-tol trans Sumatera (STA 00 – STA 6), segmen 2 berada pada sejajar dengan tol trans sumatera (STA 6 – STA 28), segmen 3 berada pada tol trans Sumatera – track eksisting (STA 28 – STA 37), dan segmen 4 sejajar dengan track eksisting – Stasiun Sukamenanti (STA 37 – STA 42). (Erik)

Facebook Comments