Beranda Daerah Lampung Pesawaran

DPRD Pekalongan Tertarik Pengelolaan Wisata di Pesawaran

97
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
nggota DPRD Kabupaten Pesawaran dan Jajaran OPD d ilingkungan Pemkab Pesawaran saat menerima kunjungan dari DPRD Pekalongan, di Gedung DPRD Kabupaten Pesawaran, Rabu (26/9/2018). Foto Reza

Kupastuntas.co, Pesawaran – DPRD Kabupaten Pekalongan tertarik dengan pengelolaan sektor pariwisata di Kabupaten Pesawaran. Hal itu diungkapkan oleh Anggota Komisi IV DPRD Pesawaran, Hipni Idris, saat dihubungi Kupastuntas.co, Rabu (26/9/2018).

“Ya, tadi (kemarin) kita menerima kunjungan studi komparasi dari anggota DPRD Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.

Menurutnya, para anggota DPRD Pekalongan tersebut tertarik dengan pengelolaan sektor pariwisata di Pesawaran.

“Mereka ingin menggali bagaimana Pemkab Pesawaran mengelola sektor pariwisata, khususnya Pulau Pahawang, sehingga dapat dikenal luas oleh publik,” terangnya.

Di sisi lain, kata dia, DPRD Pesawaran dan Pemkab Pesawaran juga mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana pengelolaan Rumah Sakit Umum Daerah (DPRD) Pekalongan.

Baca Juga: Lelang Jabatan Final, Herman HN Pastikan Tak Ada Pejabat Impor

“Di Pekalongan itu, RSUDnya bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup tinggi, yakni Rp 180 miliar, makanya kita minta Dinas Kesehatan Pesawaran, untuk bertukar informasi agar bagaimana RSUD di Pesawaran juga bisa mendapatkan PAD yang maksimal dan mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.

Dikatakan Idris, tingginya capaian PAD Kabupaten Pekalongan, tak luput dari perhatian DPRD Kabupaten Pesawaran dan Pemkab Pesawaran.

“PAD Kabupaten Pekalongan itu dalam satu tahun bisa mencapai Rp 2,2 triliun, salah satunya mereka mampu memaksimalkan home industri, seperti industri kerajinan tangan pembuatan batik Pekalongan yang cukup terkenal, itulah yang harus bisa kita terapkan di disini (Pesawaran), sehingga bisa berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” bebernya.

Sementara itu, salah satu staf Dewan Pekalongan, Bemny, menuturkan, kedatangan 20 anggota DPRD Pekalongan yang terdiri dari Ketua Komisi II dan Ketua Komisi lV, bertujuan untuk mengevaluasi pemahaman dalam mengelola bidang Kesehatan, Pariwisata dan PAD di Badan Pendapatan Daerah.

“Ada beberapa daerah lain di Provinsi Lampung yang menjadi tujuan para anggota DPRD Pekalongan. Yakni Kota Metro, Bandar Lampung dan Pesawaran, dengan bahan yang berbeda-beda yang akan dijadikan studi banding oleh DPRD Pekalongan,” kata dia. (Reza)

Facebook Comments