Beranda Daerah Lampung Lampung Selatan

Plt Bupati Lamsel Tekankan 9 Poin Kebijakan

124
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
http://www.kupastuntas.co/files/WhatsApp-Image-2018-09-26-at-11.36.52.jpeg
Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto saat menyampaikan sambutan pada acara Rakor Bulanan Rutin Pemkab setempat di Aula Sebuku Rumdin bupati, Rabu (26/9/2018). Foto: Dirsah/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Selatan –¬†Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat koordinasi (rakor) bulanan pejabat pemerintah daerah di Aula Sebuku Rumdis Bupati setempat, Rabu (26/9/2018).

Dalam rakor tersebut, Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menyampaikan 9 poin penting untuk seluruh peserta rakor sebagai stressing.

Nanang menyampaikan poin-poin tersebut yakni soal pelaporan harta kekayaan ASN untuk maju ke eselon II, rancangan kerja untuk APBD TA 2019, masih lemahnya pendataan aset daerah, persiapan Haornas dan peringatan hari jantung sedunia, keamanan pelaksanaan Pemilu 2019, soal rendahnya penyerapan APBD 2018, persiapan keikutsertaan Lampung Fair, maraknya kasus pencurian di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, pencegahan penyakit berbasis lingkungan dan peningkatan realisasi PAD yang masih rendah.

Terkhusus membahas soal penyerapan PAD tahun 2018 yang masih terbilang rendah, dari target Rp 27 miliar hingga kini baru terealisasi Rp8 miliar, Nanang memerintahkan seluruh camat di daerah setempat untuk ikut terlibat dalam upaya peningkatan realisasi tersebut.

Baca Juga: DPRD Pekalongan Tertarik Pengelolaan Wisata di Pesawaran

“Terutama di sektor PBB, hingga saat ini realisasi PAD baru sekitar 30 persenan. Saya minta para camat berperan aktif untuk peningkatan PAD ini,” tekannya.

Selain itu, Politisi PDI-P itu pun menekankan kepada seluruh OPD juga dapat meningkatkan angka penyerapan APBD. Pasalnya, hingga kini angka penyerapan ABPD Lampung Selatan itu baru sekitar 50 persen.

“Makanya, di sisa waktu tahun 2018, semua OPD harus mengejar itu. Saya targetkan 17 persen setiap bulannya, sehingga di akhir tahun sudah mencapai 100 persen angka penyerapan ini,” kata Nanang.

Dia pun mengancam akan mengevaluasi seluruh OPD apabila tidak dapat mengejar target tersebut.

“Pola kita ini bekerja dan bekerja, kalau tidak mampu kita kita evaluasi mana-mana yang mau bekerja,” cetusnya. (Dirsah/Edu)

Baca Juga: Lelang Jabatan Final, Herman HN Pastikan Tak Ada Pejabat Impor

Facebook Comments