• Selasa, 10 Desember 2019

Sekkab Lamtim Ajak Mahasiswa Aktif Berorganisasi

Minggu, 30 September 2018 - 17.01 WIB - 0

Penulis

Kupastuntas

Kupastuntas.co, Lampung Timur - Manusia yang paling baik adalah manusia yang paling banyak manfaatnya. Demikian disampaikan Sekretaris Kabupaten Lampung Timur, Syahrudin Putera, saat menjadi narasumber pada Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis (LDKM EKBIS) yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Politeknik Negeri Lampung, di GSG Polinela, Minggu (30/09/2018).

Sebagai narasumber, Syahrudin menyampaikan bahwa organisasi adalah wadah berhimpunnya orang-orang dengan berbagai karakter untuk tujuan serta harapan yang sama, dimana untuk menggerakkan organisasi tersebut dibutuhkan manajemen yang baik.

"Jika kita punya organisasi yang solid dan fasilitas yang mendukung, tapi tidak ditunjang dengan sumber daya yang baik, maka organisasi tersebut tidak bisa berjalan. Jadi kata kuncinya bagaimana sumberdaya manusia bisa dimaksimalkan,” ujarnya, seperti dalam rilis yang diterima Kupastuntas.co.

Baca Juga: Asosiasi PSSI Tubaba Gelar Kongres, Prioritaskan Event Bupati CUP U-15 dan U-16 

Syahrudin menjelaskan, dari berbagai tipe-tipe kepemimpinan yang ada, menurutnya gaya kepemimpinan yang paling mungkin dan sedikit penolakannya ialah gaya kepemimpinan situasional.

"Jadi gaya kepemimpinan ini, membuat kita beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang dihadapi hari ini. Karena untuk hal-hal tertentu, kita perlu tegas dan terkadang butuh pertimbangan. Inti dari kepemimpinan adalah keputusan. Bagaimana dia mampu mengambil keputusan yang tepat untuk organisasi," bebernya.

Sebelum mengakhiri materi, Syahrudin menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini, serta mengajak seluruh mahasiswa untuk lebih mengeksplor kompetensi masing-masing individu dengan cara berorganisasi.

"Saya sangat berbangga hati dan mengapresiasi dengan digagasnya latihan dasar kepemimpinan ini, karena setidaknya inilah media awal bagi mahasisa untuk mempersiapkan diri masuk ke dalam suasana yang lebih luas dan komunitas yang lebih luas," pungkasnya. (ADV)

  • Editor : Mita Wijayanti