Beranda Bandar Lampung

Waspada, Wilayah Lampung Juga Rawan Gempa

1738
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
http://www.kupastuntas.co/files/kota-bandar-lampung/2016-09/gempa-58-sr-guncang-korsel-warga-berhamburan-keluar-apartemen-01.jpg
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bandarlampung – Gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah menjadi warning bagi warga di Provinsi Lampung. Karena wilayah Lampung, terutama di bagian barat, merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang rawan gempa dan tsunami.

Hal ini lantaran Lampung berada pada lempeng Indo-Australia atau sering disebut patahan semangko, membuat wilayah bagian barat Lampung sering mengalami gempa bumi. Terutama di Kabupaten Tanggamus, Lampung Barat, Pesisir Barat sampai ke Provinsi Bengkulu.

Menurut pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung, gempa bumi kerap terjadi di wilayah barat Lampung tiap pekannya dengan kekuatan ringan, yaitu 2-3 skala richter (SR) tanpa menimbulkan korban jiwa maupun harta.

“Ketika lempeng di Bengkulu itu aktif ada pergerakan dimungkinkan wilayah Lampung bagian barat timbul gempa bumi. Dua lempeng bumi itulah yang menyebabkan potensi terjadinya gempa di wilayah Lampung,” ujar Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung Rudi Harianto, Minggu (30/9/2018).

Tim BMKG juga mendeteksi adanya pergetaran bumi bermagnitudo sama hampir tiap harinya di daratan Liwa, dari itu BMKG selalu memantau dan mencatat apabila dimungkinkan ada bencana gempa besar maka pihaknya langsung memberi imbauan kepada masyarakat dengan lebih komprehensif.

“Seperti di Teluk Semaka, sesar lempeng bumi yang retak memanjang itu karakteristiknya naik turun, ketika itu ada pergerakan alat-alat kita biasanya mendeteksi adanya getaran,” katanya.

Antisipasi ketika terjadi gempa, BMKG memberikan arahan informasi yang lebih cepat. Terlebih pergerakan lempeng Indo-Australia yang ada di barat Lampung berpotensi terjadi tsunami, sehingga perlu dipasang alat peringatan berupa sirine di perairan Kota Agung guna pemberitahuan dini.

Ditanya terkait dampak gempa di Sulawesi, Rudi mengatakan, berdasarkan histori, gempa bumi umumnya terjadi pada lingkup lokal saja. Tidak ada hubungan dengan lempeng bumi yang memanjang dari timur hingga barat Indonesia. Artinya, gempa di Sulawesi maupun di Lombok beberapa waktu lalu  tak berpengaruh terhadap gempa yang terjadi di Lampung.

“Kalau yang terjadinya di Sulawesi itu di daratan wilayah sana saja. Tapi kalau wilayah Lampung itu pemicunya ya juga dari wilayah itu sendiri. Jadi nggak berpengaruh,” tukasnya.  (Erik)

Facebook Comments