Prostitusi Merambah, Wali Kota Metro Imbau Orang Tua Menanamkan Pendidikan Agama kepada Anak
Kupastuntas.co, Metro - Didasari oleh desakan ekonomi para pelaku, praktik prostitusi semakin alot untuk dibasmi. Dalam agenda Penyuluhan Pencegahan Berkembangnya Praktik Prostitusi Kota Metro Tahun 2018, Selasa (2/10/2018), Wali Kota Metro Ahmad Pairin menerangkan perlunya penertiban berbagai lokasi yang hingga saat ini masih diduga digunakan sebagai praktik prostitusi.
Para aparat dituntut cermat dan tepat untuk menemukan tempat-tempat yang teridentifikasi dipakai sebagai lokasi prostitusi di Kota Metro.
Lantaran pelaku prostitusi semakin merambah ke lingkup anak-anak, Pairin juga menekankan pentingnya peran orang tua sebagai penyelenggara pendidikan informal. Orang tua harus selalu menanamkan nilai-nilai dan norma-norma agama yang nantinya akan menjadi hukum yang selalu mengawasi setiap perilaku anak-anak.
Baca Juga: Asik, Kejari Lamsel Terima Hibah Tanah dan Bangunan dari Pemkab Setempat
Kasubbag Proggar, IPDA Lisma menjelaskan bahwa prostitusi merupakan bisnis tertua dalam sejarah peradaban dunia. Sehingga, sangat sulit untuk mengentaskannya.
Pada pelaksanaannya, pengamanan pelaku serta tempat yang digunakan untuk prostitusi kerap dilakukan. Namun, semakin diberantas, semakin para pelaku prostitusi ini berpikir untuk menentukan strategi terbaik agar bisnisnya tetap berjalan.
"Dulu mereka mencari pelanggan di jalan (Street Walker), tapi sekarang makin pintar dia, karena takut di razia, lantas mereka beralih ke media sosial untuk melancarkan bisnisnya," ujar IPDA Lisma.
Menurutnya, gaya hidup hedonis dan konsumtif yang menafikan nilai agama, asusila, dan asas kepatutan merupakan beberapa faktor yang memberikan dorongan kuat terhadap maraknya praktik prostitusi. (Firman)
Baca Juga: Dituding Ingkar, Warga Waylubuk Kalianda Mengeluruk ke Kantor Kelurahan untuk Menagih Janji PT PP
Berita Lainnya
-
Jelang Lebaran, Pemkot Metro Monitoring Harga dan Stok Pangan di Sejumlah Pasar
Jumat, 13 Maret 2026 -
Kisruh Anggaran Media Rp200 Juta di Metro, Rozi Fernando Desak APH Periksa Anggaran Diskominfotik
Jumat, 13 Maret 2026 -
Kritik Pinjaman ke Bank Lampung, Anggota DPRD Metro Siap Lepas Fasilitas Bantu Bayar Bunga
Kamis, 12 Maret 2026 -
Jelang Lebaran, Ribuan Warga Padati Pasar Murah di Metro
Selasa, 02 April 2024



