PJLT, Mahasiswa dan Siswa SMANSA Lamteng Turun ke Jalan Galang Dana untuk Sulteng
Kupastuntas.co, Lampung Tengah - Hari ini masuki hari kedua aksi penggalangan dana sosial peduli gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dilakukan oleh gabungan wartawan anggota Paguyuban Jurnalis Lampung Tengah (PJLT), Mahasiswa STKIP Tunas Palapa dan siswa-siswi SMAN 1 (SMANSA) Gunungsugih, Kamis (4/10/2018).
Dikatakan Koordinator Peduli Gempa Sulteng, Bibit Subowo, pada hari kedua aksi sosial PJLT masih dibantu para mahasiswa dari STKIP Tunas Palapa Bandarjaya, dan ada tenaga tambahan sekitar 20 siswa-siswi dari SMANSA Gunungsugih, yang tiba di lokasi pada pukul 10.30 WIB.
"Ya alhamdulillah, hari ini Kamis (4/10) dibantu para siswa/i dari SMANSA Gunungsugih, sekitar 20 anak," ujar Bibit.
Setelah istirahat, sholat dan makan siang (ishoma), kegiatan dilanjutkan dengan membagi tim menjadi dua bagian, tim pertama yang terdiri dari para siswa SLTA, masuk ke dalam lokasi pasar Bandarjaya Plaza (BJP), dengan sasaran pedagang dan pengunjung lorong tengah pertokoan pasar.
Sementara tim kedua, yang terdiri dari gabungan awak media dan mahasiswa, tetap memfokuskan pencarian dana dari pengemudi yang melintas di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), tepat di depan Masjid Istiqlal Bandarjaya.
Salah satu siswi kelas Xll IPA-3 SMANSA Gunungsugih, Tasya Putri mengatakan, dirinya bersama 19 siswa lainnya telah mendapat izin dari kepala sekolah untuk turut bergabung dengan tim PJLT dan mahasiswa, turun ke jalan melakukan penggalangan dana peduli gempa Sulteng.
"Kami sudah mendapat izin dari Kepala SMAN 1, Bapak Haryon, beliau yang mengarahkan kami untuk bergabung dengan teman-teman disini, melakukan penggalangan dana sosial peduli gempa di Sulteng," ujarnya. (Towo)
Berita Lainnya
-
Dalami Dugaan Korupsi Ardito Wijaya, KPK Periksa Plt Kadis Bina Marga hingga Ketua KPU Lampung Tengah
Jumat, 27 Februari 2026 -
Setelah Viral di Media Sosial, Pemkab Lampung Tengah Tinjau Jalan Rusak di Komering Agung
Jumat, 20 Februari 2026 -
Nekat Seberangi Jalan Tol, Santri Tewas Tertabrak Mobil di Lampung Tengah
Rabu, 18 Februari 2026 -
Puluhan Polisi Dikerahkan Amankan Perayaan Imlek 2026 di Lampung Tengah
Selasa, 17 Februari 2026









