• Kamis, 14 Mei 2026

Dugaan adanya Kebocoran PAD, Disperindag Keluhkan Target yang Tinggi

Rabu, 10 Oktober 2018 - 14.52 WIB
63

Kupastuntas.co, Pesawaran – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pesawaran Sam Herman mengeluhkan tinggi nya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk retribusi pasar yang dibebankan Pemerintah Daerah.

"Kita kan dipatok dengan target yang tinggi sedangkan kondisi di lapangan berbeda, kalau ngomong karcis sih enak Rp3 ribu, tapi pedagang sayuran kadang-kadang cuman bayar Rp2 ribu, itu sulitnya, masa iya kita mau berlaku kasar dengan pedagang," ungkap Sam Herman, dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (10/10/2018).

Menurutnya, kalau bicara bocor anggaran terkait retribusi pasar khusus pasar Kedondong, memang dari dulu sering bocor, namun katanya saat ini Disperindag sudah menggunakan pihak ketiga dengan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) sebagai mitra untuk pengelolaan PAD di Pasar Kedondong.

"Kita memang berharap mereka dapat memenuhi kewajiban, jadi dari Bulan Februari saya sudah menggunakan pihak ketiga untuk menghindari kebocoran dan saya berusaha bagaimana caranya kesepakatan ini dapat terpenuhi oleh pihak ketiga," katanya.

Berita Terkait: Pansus DPRD Pesawaran Akui Ada Kebocoran PAD Disperindag

Ia pun mengaku telah  berusaha bagaimana caranya kesepakatan tersebut dapat terpenuhi oleh pihak ketiga.

Ia pun menambahkan bahwa dalam MoU dengan pihak ketiga, pihaknya telah menargetkan PAD sebesar Rp43 juta, namun tidak tercapai, kemampuan dari pihak ketiga hanya berkisar Rp33 juta sampai dengan Rp34 juta.

"Tapi saya bilang ini tetap jalan MoU nya tetap dalam tagihan, tagihan oleh pemerintah daerah untuk kekurangan itu, saya menggunakan pihak ketiga ini khusus di Pasar Kedondong aja kalau pasar yang lain tidak, karena pasar Kedondong ini ruwet dan ribet," ujarnya. (Reza)

Editor :